Jakarta || Radarpost.id
Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) Mayjen TNI (Mar) Harry Indarto menutup secara resmi kegiatan On the Job Training (OJT) dan memimpin prosesi pembaretan Tamtama Remaja TANDIKMATA POMAL Angkatan XLVI Tahun Anggaran 2025, di Lapangan Hitam Mako Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian pendidikan dan latihan yang telah dijalani para prajurit muda sebelum memasuki dunia tugas di satuan operasional. Upacara dihadiri jajaran pejabat utama Puspomal, para pembina, pelatih, serta seluruh peserta OJT.
Dalam amanatnya, Danpuspomal menekankan bahwa OJT bukan sekadar tahapan pendidikan, melainkan proses pembentukan karakter dan kesiapan mental prajurit di lapangan. Ia menegaskan pentingnya pengalaman langsung dalam memahami tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polisi Militer Angkatan Laut.
“Melalui OJT, prajurit tidak hanya memahami teori, tetapi juga ditempa untuk mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional dalam setiap situasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para Tamtama Remaja untuk terus meningkatkan kualitas diri, menjaga disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai dasar keprajuritan. Integritas dan loyalitas, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menjaga kehormatan institusi.
“Jangan cepat merasa puas. Tingkatkan kemampuan dan jaga nama baik satuan dengan memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI,” tegasnya.
Prosesi pembaretan yang dilaksanakan menandai resmi bergabungnya para Tamtama Remaja ke dalam Korps Polisi Militer Angkatan Laut. Momen tersebut sekaligus menjadi simbol kesiapan mereka untuk mengemban tugas penegakan hukum dan disiplin di lingkungan TNI AL.
Di akhir kegiatan, Danpuspomal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina dan pelatih atas dedikasi dalam membentuk prajurit yang tangguh dan siap pakai.
Dengan berakhirnya OJT ini, para TANDIKMATA POMAL Angkatan XLVI diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, disiplin, dan penuh tanggung jawab sebagai garda terdepan penjaga kehormatan TNI Angkatan Laut.













