Jakarta|| Radarpost.id
Raffi Ahmad melayat ke rumah duka sutradara Nayato Fio Nuala di Boen Tek Bio, Karawaci Ilir, Tangerang, Banten, untuk memberikan penghormatan terakhir atas wafatnya sineas tersebut.
Raffi tiba di lokasi dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang, celana abu-abu, dan sepatu kasual. Kedatangannya disambut pihak keluarga sebelum ia menyampaikan belasungkawa secara langsung.
Di ruang persemayaman, jenazah Nayato Fio Nuala disemayamkan dalam peti berbalut kain putih, dikelilingi karangan bunga, lentera, serta foto kenangan semasa hidupnya. Raffi tampak berdiri di depan peti jenazah dan menundukkan kepala sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Melalui unggahan di media sosial, Raffi menyampaikan duka mendalam atas kepergian sosok yang disebutnya memiliki peran besar dalam perjalanan kariernya.
“Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Beliau adalah sosok yang berjasa dalam hidup saya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” tulis Raffi.
Ia juga mengenang peran Nayato sebagai sosok yang pertama kali membawanya masuk ke industri hiburan saat masih berusia 13 tahun.
“Pertama kali saya shooting, pertama kali saya belajar, semua bersama beliau. Banyak kenangan dan pelajaran yang beliau tinggalkan,” ujarnya.
Nayato Fio Nuala meninggal dunia pada Sabtu (18/4). Hingga kini, pihak keluarga belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab wafatnya.
Semasa hidupnya, Nayato dikenal sebagai sutradara produktif di industri film Indonesia. Namanya mulai dikenal luas melalui film “Cinta Pertama” (2006) yang dibintangi Bunga Citra Lestari dan Ben Joshua.
Pada tahun yang sama, ia juga meraih penghargaan Sutradara Terbaik dalam ajang Festival Film Indonesia lewat film “Ekskul”. Namun, penghargaan tersebut kemudian dibatalkan setelah muncul protes dari sejumlah pelaku industri film.
Kepergian Nayato Fio Nuala meninggalkan duka mendalam bagi dunia perfilman nasional, sekaligus jejak panjang karya yang turut membentuk perjalanan sejumlah artis Tanah Air.













