Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Pemerintah Bangun Hunian Layak di Pasar Senen, Seskab Teddy Pastikan Progres

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meninjau perkembangan pembangunan hunian baru bagi warga yang selama ini tinggal di bantaran rel sekitar Stasiun Pasar Senen, Sabtu.(Dok sekretaris kabinet)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya meninjau perkembangan pembangunan hunian baru bagi warga yang selama ini tinggal di bantaran rel sekitar Stasiun Pasar Senen, Sabtu.

Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta percepatan penataan kawasan permukiman di sekitar jalur kereta api guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus aspek keselamatan transportasi.

“Pagi tadi, saya bersama Direktur Utama PT KAI mengecek perkembangan pembangunan hunian untuk warga di pinggiran rel Pasar Senen,” ujar Teddy dalam keterangan resmi.

Ia menjelaskan, pemerintah tengah membangun hunian yang lebih layak bagi warga yang selama ini tinggal di area rawan, dengan kondisi minim fasilitas dasar seperti air bersih dan sanitasi.

Hunian baru tersebut berlokasi sekitar 500 meter dari jalur rel dan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, antara lain akses air bersih, MCK, tempat ibadah, serta ruang bermain anak.

Menurut Teddy, pembangunan hunian dapat berlangsung cepat berkat kolaborasi lintas kementerian dan badan usaha milik negara (BUMN), termasuk PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Pemerintah juga memastikan penataan permukiman serupa akan dilakukan secara bertahap di lokasi lain yang memiliki kondisi serupa.

Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyatakan pihaknya menindaklanjuti arahan Presiden dengan melakukan inventarisasi permukiman warga di sepanjang jalur rel serta memperkuat pengamanan area perkeretaapian.

“KAI berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan pihak terkait untuk solusi jangka pendek maupun jangka panjang dalam penyediaan hunian layak,” ujarnya.

Ia menambahkan, penataan kawasan bantaran rel tidak hanya bertujuan menyediakan tempat tinggal yang lebih baik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta terintegrasi dengan pusat ekonomi.

KAI mencatat, dari total lebih dari 327 juta meter persegi lahan perkeretaapian yang dikelola, terdapat potensi pengembangan hunian, termasuk sekitar 131 ribu unit di wilayah Jabodetabek.

Penataan kawasan ini diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus mendukung keselamatan operasional kereta api di Indonesia.