JAKARTA|| Radarpost.id
Persija Jakarta akhirnya resmi mengumumkan Shin Tae Yong sebagai pelatih kepala anyar Macan Kemayoran untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027. Pelatih asal Korea Selatan tersebut dikontrak selama tiga musim dan diharapkan menjadi sosok yang mampu membawa Persija kembali bersaing di papan atas sepak bola nasional.
Pengumuman resmi dilakukan dalam konferensi pers di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (7/6/2026), yang dihadiri Direktur Persija Mohammad Prapanca, Shin Tae Yong, serta jajaran manajemen klub.
Kehadiran Shin Tae Yong menjadi sorotan besar publik sepak bola Indonesia. Sosok yang sebelumnya sukses membangun fondasi Timnas Indonesia itu kini dipercaya memimpin era baru Persija setelah manajemen memutuskan berpisah dengan pelatih sebelumnya, Mauricio Souza.
Direktur Persija Mohammad Prapanca mengatakan keputusan merekrut Shin Tae Yong telah melalui pertimbangan matang. Menurutnya, STY dinilai memiliki karakter, pengalaman, serta filosofi yang sesuai dengan visi besar Persija ke depan.
“Kami berharap pelatih ini mempunyai komitmen membawa Persija ke posisi teratas di kompetisi liga. Dia memiliki pengalaman tinggi, disiplin, mental kuat, dan yang paling penting adalah keterlibatan dalam pengembangan pemain muda dari akademi Persija,” ujar Prapanca.
Ia mengungkapkan proses komunikasi dengan Shin Tae Yong sebenarnya sudah dimulai ketika kompetisi memasuki sepuluh pekan terakhir musim lalu. Saat itu Persija tengah mengalami periode sulit setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan beruntun.
Manajemen kemudian mulai menyusun langkah besar demi membangun fondasi tim yang lebih kompetitif untuk jangka panjang.
“Semoga keputusan ini menjadi titik balik bagi masa depan Persija,” tambahnya.
Kedatangan Shin Tae Yong dinilai bukan hanya sekadar pergantian pelatih, melainkan juga simbol perubahan besar dalam kultur sepak bola Persija. Selama menangani Timnas Indonesia, STY dikenal sebagai pelatih dengan disiplin tinggi, pendekatan modern, serta keberanian memberi ruang kepada pemain muda berkembang.
Atmosfer itu yang kini ingin dibawa ke ruang ganti Macan Kemayoran.
Dalam konferensi pers, Shin Tae Yong mengaku menerima tawaran Persija karena ingin terus berkontribusi untuk perkembangan sepak bola Indonesia. Ia menilai Persija merupakan klub besar dengan sistem dan basis suporter yang luar biasa.
“Memang banyak tim bagus di Super League seperti Persib, Borneo FC, Bali United, dan Persija sendiri. Saya ingin membantu mengembangkan sepak bola Indonesia dengan sistem yang sudah berjalan baik di Persija,” kata STY.
Mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu juga memberi sinyal akan kembali bekerja sama dengan beberapa staf kepelatihan yang sebelumnya mendampinginya saat melatih Timnas Indonesia. Namun ia belum mengungkap nama-nama asisten yang akan bergabung.
“Untuk asisten pelatih, mungkin teman-teman wartawan sudah mengenalnya karena sebelumnya ada di Timnas Indonesia,” ucapnya sambil tersenyum.
Kehadiran STY diyakini bakal memberi warna baru bagi Persija yang dalam beberapa musim terakhir dinilai belum tampil konsisten. Selain mengejar prestasi, eks pelatih Timnas Indonesia tersebut juga diharapkan mampu membangun identitas permainan yang kuat dan modern.
Tak hanya itu, publik kini menantikan bagaimana Shin Tae Yong meramu skuad Persija yang dihuni kombinasi pemain senior dan talenta muda potensial. Ia pun mengaku ingin segera bertemu seluruh pemain untuk mulai mempersiapkan tim menghadapi musim baru.
Penunjukan Shin Tae Yong langsung memicu antusiasme besar dari Jakmania di media sosial. Banyak suporter berharap sentuhan STY bisa mengakhiri puasa gelar Persija sekaligus membawa klub ibu kota kembali menjadi kekuatan dominan di sepak bola Indonesia.
Dengan kontrak jangka panjang selama tiga musim, Persija tampak serius membangun proyek besar bersama Shin Tae Yong. Kini, tantangan sesungguhnya menanti STY: mengubah ekspektasi besar publik menjadi prestasi nyata di atas lapangan.













