Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Ancol Resmikan Gerbang Baru Terhubung JIS dan Stasiun KRL, Perkuat Integrasi Transportasi dan Pariwisata Jakarta Utara

Akses langsung Ancol–JIS diharapkan mempermudah mobilitas warga, mendukung penggunaan transportasi publik, serta memperkuat ekosistem olahraga, wisata, dan ekonomi di Jakarta Utara.

Acara dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi.( Dok istimewa).
banner 120x600

JAKARTA|| Radarpost.id

Kawasan wisata Ancol kini memiliki akses baru yang terhubung langsung dengan kawasan Stadion Internasional Jakarta atau Jakarta International Stadium (JIS). PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk resmi mengoperasikan Gerbang Ancol–JIS sebagai bagian dari upaya memperkuat integrasi transportasi, rekreasi, dan ruang publik di Jakarta Utara.

Peresmian gerbang baru tersebut dilakukan dalam rangkaian program “Jakarta Terhubung” pada peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta, Senin (22/6/2026). Acara dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi.

Kehadiran Gerbang Ancol–JIS menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun konektivitas kawasan Jakarta Utara. Akses tersebut menghubungkan kawasan Ancol dengan JPO Bersama BTN, Stasiun KRL JIS, serta area stadion dalam satu jalur yang terintegrasi.

Integrasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum saat berkunjung ke Ancol maupun menghadiri berbagai kegiatan di JIS. Dengan demikian, ketergantungan terhadap kendaraan pribadi dapat berkurang, sekaligus membantu mengurangi kemacetan dan kebutuhan lahan parkir ketika berlangsung acara berskala besar.

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Syahmudrian Lubis, mengatakan bahwa pembangunan Gerbang Ancol–JIS merupakan bagian dari transformasi kawasan yang tidak lagi hanya berfungsi sebagai destinasi wisata, melainkan juga sebagai elemen penting dalam ekosistem perkotaan Jakarta.

“Kehadiran Gerbang Ancol–JIS adalah jawaban atas kebutuhan integrasi kawasan yang telah lama menjadi bagian dari visi pengembangan Jakarta Utara. Ancol tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga bertransformasi menjadi bagian dari ekosistem kota yang menghubungkan aktivitas rekreasi, olahraga, budaya, dan mobilitas masyarakat,” ujar Syahmudrian.

Menurut dia, keterhubungan antara Ancol, JPO Bersama BTN, dan Stasiun KRL JIS akan menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih mudah dan nyaman bagi masyarakat. Selain meningkatkan aksesibilitas, integrasi tersebut juga diyakini mampu membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata di kawasan Jakarta Utara.

Dalam beberapa tahun terakhir, JIS berkembang menjadi pusat penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga, hiburan, hingga konser berskala nasional dan internasional. Namun, tingginya jumlah pengunjung kerap menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan arus kendaraan dan parkir.

Melalui gerbang baru ini, pengunjung yang menggunakan KRL dapat berjalan langsung menuju kawasan Ancol maupun JIS tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi. Model konektivitas tersebut sejalan dengan arah pembangunan Jakarta yang menempatkan transportasi publik sebagai tulang punggung mobilitas perkotaan.

Dari perspektif tata kota, integrasi antara stadion, stasiun kereta, jembatan penyeberangan, dan kawasan rekreasi dinilai menjadi contoh pengembangan kawasan berbasis transit atau transit-oriented development (TOD). Konsep ini tidak hanya memudahkan perpindahan masyarakat, tetapi juga mendorong terciptanya ruang publik yang lebih hidup dan produktif.

Keberadaan Gerbang Ancol–JIS juga diproyeksikan memperkuat posisi Jakarta Utara sebagai pusat aktivitas olahraga, pariwisata, edukasi, dan hiburan yang saling terhubung. Dengan akses yang semakin terbuka, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati fasilitas kota secara efisien dan berkelanjutan.

Lebih jauh, proyek ini menjadi simbol kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pengelola kawasan Ancol, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan warga.

Momentum peresmian tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menyongsong usia Jakarta yang ke-500 tahun. Pemerintah daerah dan berbagai mitra pembangunan menargetkan terwujudnya kota global yang memiliki sistem transportasi, ruang publik, dan destinasi yang terintegrasi, modern, serta ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ke depan, Ancol menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan mitra strategis lainnya untuk menghadirkan berbagai inovasi kawasan.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengunjung, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat dan kawasan Jakarta Utara.