Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Bukaan Tol Cipayung Ditarget 2027, Ini Kata Walikota Depok Supian Suri

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Walikota Depok, Dr. H. Supian Suri, menghadiri Kick Off Meeting ROW Plan dan Basic Design Konstruksi Bukaan Tol Cipayung Jaya, bersama Direktorat Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, di Jakarta, Senin (27/7/2026).

Selepas menghadiri Kick Off Meeting ROW Plan dan Basic Design Konstruksi Bukaan Tol Cipayung Jaya, bersama Direktorat Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum di Jakarta.

Supian Suri mengatakan, Pemerintah Kota Depok mendukung penuh kelanjutan proyek pemerintah pusat tersebut, termasuk merampungkan pembangunan infrastruktur sepanjang kurang lebih 4 kilometer (km) yang mengarah menuju bukaan Tol Cipayung.

“Harapannya, pertamamemfasilitasi warga Depok untuk akses ke tol. Kedua, mengurai kemacetan. Ketiga, mendorong pertumbuhan ekonomi. Keempat, mendukung hadirnya fasilitas batalyon baru di Kota Depok,” ungkap Supian Suri.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan selalu berbanding lurus dengan tumbuhnya pusat-pusat investasi dan ekonomi baru. Ia menilai, bahwa kawasan Cipayung sejatinya sudah berkembang pesat, namun akses keluar masuk wilayah tersebut masih menjadi tantangan mobilitas yang harus segera dipecahkan.

Guna memastikan bukaan tol ini tidak memicu penumpukan kendaraan di kemudian hari, Pemkot Depok juga telah menyiapkan langkah antisipasi.

Dukungan diwujudkan melalui rencana peningkatan dan pelebaran infrastruktur jalan penghubung, khususnya di Jalan Muhidin dan Jalan Garuda.

Kedua ruas jalan tersebut saat ini dinilai belum cukup memadai untuk menampung proyeksi lonjakan volume kendaraan dari dan menuju gerbang tol.

“Kami ingin proyek ini berjalan tanpa menimbulkan persoalan baru seperti kemacetan di jalan arteri. Karena itu, pelebaran jalan menjadi bagian penting agar akses keluar masuk tol lebih lancar,” tegasnya.

Terkait dengan realisasi pembangunannya, Supian Surui mengungkapkan, pihak pengelola jalan tol menargetkan konstruksi fisik dapat rampung pada tahun 2027.

Kemudahan akses ini nantinya tidak hanya memanjakan mobilitas warga, tetapi juga diyakini akan menarik investasi yang membuka banyak peluang usaha serta lapangan kerja baru.

“Kalau pengelola menargetkan 2027, berarti kami juga harus melakukan percepatan, terutama pada ranah pembebasan lahan. Harapannya proses fisik pembangunan bisa berjalan lebih cepat sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” tutup Supian. (**).