Depok || Radarpost.id
Perkumpulan Pelayang Indonesia (PELANGI) Kota Depok menggelar turnamen Open Seot Kite Fighter yang diikuti oleh 90 peserta yang antusias bertanding adu ketangkasan layangan.
Langit di atas Lapangan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Jalan Raya Bogor, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok dihiasi pertarungan sengit ratusan layang-layang dari berbagai wilayah pada Sabtu dan Minggu (12-13/9/2026).
Ketua Pelangi Kota Depok Nana Priatna Berlin, dalam sambutannya mengatakan, turnamen ini menjadi ajang berkumpulnya para komunitas kite fighter (layangan aduan), khususnya pengguna jenis layangan Seot, yang dikenal sangat lincah, agresif, dan membutuhkan teknik tinggi seperti tarikan cepat (jepret) maupun seretan (nyeret).
“Iya kita hari ini menggelar turnamen layangan aduan Seot Kite Fighter selama dua hari, besok minggu semi final dan final,” kata Nana Priatna Berlin.

Layangan aduan ini bertarung sengit pada gelaran kejuaraan bertajuk ‘Depok Open Seot Kite Fighter.
“Alhamdulillah, layang layang seot masih banyak penggemarnya, InsyaAllah kita di bulan di awal Oktober kita akan adakan kembali untuk persiapan PePorprov di Bandung,” ujar Nana.
Ajang adu ketangkasan tingkat Jabodetabek ini dibuka secara langsung pengurus KORMI Kota Depok Bukan, mewakili Ketua KORMI Setiawan Witjaksana, turut disaksikan oleh Ketua Komisi Olahraga Tradisional Kreasi Budaya (OTKB) Kormi Kota Depok, Arif Qadarman.
Nana Berlin menegaskan, kejuaraan ini bukan hanya soal mengejar gelar juara, melainkan sebuah pergerakan nyata untuk merawat warisan budaya dan tradisi bangsa.
“Kalau melihat turnamen sekarang terbilang sukses, target kedepan tidak muluk muluk, kita stabil konsisten saja dulu, insyaAllah akan mengadakan turnament ke depan,” ucap pria yang akrab disapa Berlin ini.
Berlin berharap, turnamen ini bisa menjaring atlit dari komunitas yang ada di Kota Depok untuk kedepannya perwakilan di Pormaprov.
Berlin menyebut, pecinta layangan di Kota Depok sangat besar, sekarang saja yang masuk ada 74 komunitas dan kurang lebih 1 komunitas terdapat 10 sampai 20 anggota.
“Jadi semua anggota pelangi hampir 700 – 800 san semua se-Kota Depok, Mudah mudahan dengan bernaung di KORMI kami dapat bimbingan untuk melaksanakan even yang lebih meriah lagi,” ungkap Berlin.

Sementara itu Ketua KORMI Kota Depok Ketua Kormi Kota Depok Drg. Setiawan Witjaksana, Sp.Ort., FICD, yang di wakili bidang Organisasi KORMI Bikman, menyampaikan apresiasi atas gelaran ini, mengaku terkesan perlombaan ini untuk terjalin kebersamaan antar rekan se-hobi.
“Semoga kedepannya semakin waahh, rutin di selenggarakan, tournament nya lebih luas lagi sukses selalu,” sebutnya.
Bikman juga merasa puas dengan turnamen ini. “Bisa menjadi ajang silaturahmi sesama penghobi Main layangan. Semoga Pelangi semakin maju, bisa mengadakan tournament yang lebih besar lagi,” ucapnya.
“Kami berharap perlombaan seperti ini bukan hanya sekarang saja tetapi bisa kontinyu sampai tingkat Jawa Barat. Terimakasih Pelangi, mudah mudahan perlombaan layangan ini diberikan kelancaran dengan menjunjung sportifitas,” tuturnya. (**).












