Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu, Pemprov DKI Pastikan Warga Aman

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan kondisi sejumlah pulau tetap aman dan aktivitas warga kembali berjalan normal.(Dok Pemprov DKI)

Jakarta|| Radarpost.id

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,5 mengguncang kawasan Kepulauan Seribu, Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari. Meski getarannya cukup kuat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan kondisi sejumlah pulau tetap aman dan aktivitas warga kembali berjalan normal.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Chico Hakim mengatakan sejauh ini tidak ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun infrastruktur akibat gempa.

“Pulau-pulau dalam kondisi aman, aktivitas berjalan seperti biasa,” ujar Chico dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/9/2026).

Kondisi tersebut juga mencakup aktivitas masyarakat di sejumlah pulau. Bahkan, warga di Pulau Kelapa dilaporkan tidak merasakan getaran gempa yang terjadi pada dini hari.

Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI masih melakukan pemantauan di lapangan. Monitoring dilakukan untuk memastikan kondisi warga dan infrastruktur di Kepulauan Seribu setelah gempa.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Marulitua Sijabat mengatakan jajarannya terus memantau situasi di wilayah Kepulauan Seribu.

“Jajaran BPBD di Kepulauan Seribu terus memonitor dampak gempa di lapangan,” kata Marulitua.

Gempa Terjadi Dini Hari

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa M 6,5 terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 04.23 WIB.

Gempa berpusat di laut, sekitar 69 kilometer timur laut Kepulauan Seribu, dengan kedalaman mencapai 368 kilometer.

BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Gempa juga dikategorikan sebagai gempa dalam yang terjadi akibat aktivitas intraslab.

Meski demikian, Pemprov DKI tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan dampak gempa di wilayah Kepulauan Seribu.

Hingga laporan ini disampaikan, belum ada laporan korban jiwa, kerusakan bangunan, maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat akibat gempa tersebut.