Depok || Radarpost.id
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok melalui Bidang Pencegahan melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pencegahan Kebakaran di SMA Negeri 1 Kota Depok.
Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Budaya Sadar Bahaya Kebakaran Sejak Dini di Lingkungan Sekolah.”
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan warga sekolah, khususnya para siswa, dalam menghadapi potensi kebakaran.
Kepala Seksi Penyuluhan dan Peran Serta Masyarakat, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Syarif Hidayat, S.STP., M.Si, mengatakan materi yang disampaikan meliputi pengenalan penyebab kebakaran, langkah-langkah pencegahan, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebagai penanganan awal kebakaran, serta cara yang benar dalam menangani kebocoran pada tabung gas LPG agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Selain penyampaian materi, para peserta juga diberikan kesempatan untuk mengikuti simulasi penggunaan APAR secara langsung. Dalam simulasi tersebut.
Petugas memperagakan teknik penggunaan APAR yang benar, mulai dari cara mencabut pin pengaman, mengarahkan nozzle ke sumber api, hingga teknik penyemprotan yang efektif.

Siswa dan guru tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar penanggulangan kebakaran.
Petugas juga memberikan edukasi mengenai tindakan yang harus dilakukan apabila terjadi kebocoran tabung gas LPG, seperti tidak menyalakan api atau peralatan listrik, membuka ventilasi agar sirkulasi udara tetap baik, menutup regulator dengan benar, serta segera menghubungi petugas apabila kebocoran tidak dapat ditangani secara mandiri.
Syarif, mengatakan bahwa edukasi sejak usia sekolah merupakan langkah penting dalam membangun budaya sadar bahaya kebakaran.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kesadaran kepada para siswa bahwa pencegahan kebakaran dimulai dari diri sendiri. Memahami cara menggunakan APAR dan mengetahui langkah yang benar saat terjadi kebocoran tabung gas,” kata Syarif, Rabu (12/8/2026) di kantornya.
“Diharapkan mereka mampu melindungi diri, keluarga, maupun lingkungan sekitar dari risiko kebakaran. Kami berharap budaya sadar bahaya kebakaran dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” tambahnya.
Melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, berharap terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman, tanggap, dan siap menghadapi keadaan darurat.

Edukasi sejak dini menjadi salah satu upaya strategis dalam menekan angka kejadian kebakaran serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
Kegiatan yang diikuti ratusan pelajar ini berlangsung sekitar dua jam dimulai dari pagi hingga siang, pada bagian akhir kegiatan dilakukan sesi ramah tamah dan foto bersama.
“Ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka membentuk anak-anak berkarakter dan mempunyai kompetensi menjadi manusia – manusia unggul untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (**).













