JAKARTA|| Radarpost.id
Putri sulung presenter Ananda Omesh dan Dian Ayu Lestari, Btari Embun Anandayu, menorehkan prestasi di ajang debat internasional World Scholar’s Cup (WSC). Setelah meraih medali di Jakarta dan Bangkok, Embun kini bersiap melanjutkan perjuangannya ke babak final di New York, Amerika Serikat.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Ananda Omesh dan Dian Ayu Lestari. Keduanya memberikan dukungan kepada Embun untuk mengembangkan kemampuan akademik, berpikir kritis, dan berkompetisi bersama pelajar dari berbagai negara.
Omesh mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian putrinya yang berhasil melewati sejumlah tahapan kompetisi, mulai dari tingkat regional di Jakarta hingga putaran global di Bangkok, Thailand.
“Bangga banget sih masyaallah, alhamdulillah. Kemarin kan di Indonesia akhirnya lolos lanjut ke Bangkok, harusnya sih insyaallah berangkat di bulan depan ini ke finalnya di New York, di Amerika,” kata Omesh saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026).
Raih Sejumlah Medali di Bangkok
Dalam kompetisi World Scholar’s Cup di Bangkok, Embun bersama rekan satu timnya bersaing dengan peserta dari berbagai negara. Ia berhasil membawa pulang sejumlah medali dari kategori individu maupun tim.
Sebelumnya, Embun juga meraih medali perak saat mengikuti kompetisi di Indonesia. Prestasi tersebut menjadi bekal untuk melanjutkan persaingan ke tingkat internasional.
“Kemarin yang di Indonesia medali perak, terus yang di Bangkok tiga atau empat medali. Alhamdulillah lolos untuk ke Amerika, bisa bawa pulang medali,” ujar Omesh.
World Scholar’s Cup merupakan kompetisi akademik internasional yang memberikan kesempatan kepada pelajar untuk mengembangkan pengetahuan, kemampuan debat, serta kerja sama tim.
Keikutsertaan Embun dalam kompetisi tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan kemampuan akademik di luar kegiatan belajar di sekolah.
Ananda Omesh Dukung Minat dan Bakat Anak
Omesh menjelaskan, persiapan Embun mengikuti kompetisi dilakukan bersama teman-teman dan tim dari sekolahnya. Latihan tambahan juga menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kesiapan menghadapi persaingan.
Meski demikian, Omesh menegaskan bahwa dukungan orang tua diberikan sesuai kebutuhan dan minat sang anak, tanpa memaksakan kehendak.
“Kalau ekstra les ya bareng teman-temannya yang lain. Tapi yang paling kita support ya itu sajalah, apa pun yang kita support dia, mulai dari dia pas mau belajar, minta tolong cari guru untuk lesnya, ya gitu-gitu,” tuturnya.
Menjelang babak final World Scholar’s Cup di New York, Omesh berharap putrinya dapat memberikan penampilan terbaik dan kembali meraih hasil membanggakan.
“Jadi insyaallah berangkat, minta doanya dari semua mudah-mudahan dia bisa memberikan yang terbaik,” harapnya.
Keberhasilan Btari Embun Anandayu meraih medali debat internasional di Bangkok menjadi pencapaian tersendiri dalam perjalanan akademiknya. Kini, ia bersiap menghadapi tantangan berikutnya di New York dengan dukungan keluarga dan tim sekolahnya.












