Jakarta || Radarpost.id
Menteri Koperasi Menteri Koperasi Republik Indonesia (RI) Dr. Ferry Juliantono, S.E.,Ak.,M.Si., menyampaikan komitmennya untuk membangkitkan kembali peran strategis koperasi dalam perekonomian nasional, khususnya koperasi berbasis masjid.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara yang dihadiri oleh jajaran pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Ketua DPD RI di hadapan jajaran Pengurus BKPRMI Seluruh Indonesia, di Tavia Heritage Hotel, Jakarta Pusat pada Minggu (25/10/2026).
Dalam sambutannya, Menteri Koperasi menegaskan pentingnya menjalankan dakwah ekonomi. Salah satu langkah konkret yang diusulkan adalah menghubungkan para kader dan pengurus BKPRMI di daerah yang memiliki minat serta bakat kewirausahaan ke akses permodalan di perbankan syariah.
“Kita ingin memfasilitasi dan memprioritaskan kader BKPRMI yang memiliki bakat bisnis untuk membuka akses permodalan ke bank-bank syariah. Dengan demikian, kita bisa melahirkan pengusaha-pengusaha baru di lingkungan pemuda masjid,” ujar Menkop.

Menkop menekankan bahwa koperasi berbasis tempat ibadah memiliki potensi besar, layaknya keberhasilan koperasi-koperasi di lingkungan pondok pesantren yang telah berkembang pesat.
“Untuk mendukung keberlanjutan koperasi masjid ini, Menkop berharap para manajer pengelola koperasi dapat diisi oleh kader-kader muda dari BKPRMI yang profesional,” ungkap Sultan.

Guna merealisasikan gagasan tersebut, pihak Kementerian Koperasi bersama Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan BKPRMI dijadwalkan akan menggelar pertemuan khusus untuk merumuskan langkah-langkah strategis serta implementasi program nyata bagi penguatan ekonomi umat.
Momen ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut peringatan 50 tahun BKPRMI sekaligus memperingati kiprah perjalanan koperasi di Indonesia. (**).











