Jakarta|| Radarpost.id
Penyanyi cilik El Jordan memulai langkahnya di industri musik Indonesia dengan merilis single perdana berjudul ‘Kejar Mimpi’. Lagu yang dijadwalkan meluncur pada 2 November 2026 di bawah naungan Stoodio Music itu membawa pesan tentang keberanian anak-anak dalam meraih cita-cita.
Menariknya, lagu tersebut memiliki kedekatan dengan kehidupan sehari-hari El Jordan yang kini berusia 11 tahun. Sebelum menekuni dunia tarik suara secara serius, El lebih dahulu dikenal aktif di olahraga basket. Kecintaannya terhadap olahraga tersebut menjadi salah satu inspirasi dalam menyampaikan pesan lagu ‘Kejar Mimpi’.
Melalui single perdananya, El ingin mengajak anak-anak Indonesia agar tidak takut memiliki impian, berani mencoba hal baru, dan terus berusaha meski menghadapi berbagai tantangan.

Perjalanan El menuju dunia musik juga bukan sesuatu yang dibangun secara instan. Ia diketahui sudah gemar bernyanyi sejak usia tiga tahun. Bakat vokalnya kemudian dikembangkan melalui pembelajaran bersama Cavell Secioria di Elfa Music School Bekasi.
Cavell sendiri merupakan putra maestro musik Indonesia, Elfa Secioria. Selain belajar vokal, El juga memiliki ketertarikan terhadap musik melalui permainan piano.
Di tengah kesibukannya sebagai pelajar, El tetap menjalani aktivitas basket dan kegiatan musik. Ia bahkan mengaku memiliki penyanyi idola, yakni Justin Bieber.
Terinspirasi dari Perjalanan Mengejar Mimpi
Pemilihan lagu ‘Kejar Mimpi’ rupanya bukan tanpa alasan. Orang tua El, Fitri Muthia dan Arief Indra Satria, melihat lagu tersebut memiliki pesan yang sesuai dengan perjalanan putra mereka.
Fitri mengungkapkan, El mendapatkan tawaran untuk memilih satu dari tiga lagu yang disiapkan oleh Angga Foster. Setelah mendengarkan ketiganya, El justru langsung tertarik pada lagu ‘Kejar Mimpi’.
Menurut Fitri, lagu tersebut terasa dekat dengan keseharian El yang harus membagi waktu antara sekolah, basket, dan kegiatan musik.
“Dia langsung suka lagu yang ini. Memang pas banget dengan kehidupan sehari-harinya, basket, terus nyanyi,” ujar Fitri.
Fitri juga mengungkapkan bahwa kemampuan bernyanyi El sudah terlihat sejak kecil. Namun, selama ini basket menjadi aktivitas yang lebih banyak mendapatkan perhatian dari putranya.
Ia kemudian melihat potensi El di bidang tarik suara sayang jika tidak dikembangkan. Apalagi, El sudah mendapatkan pembelajaran vokal secara rutin.
Proses Produksi Jadi Pengalaman Baru
Di balik perilisan single perdana tersebut, El juga harus menjalani proses produksi yang menjadi pengalaman baru baginya.
Angga Foster dan Gilang Adi Kurniawan yang terlibat dalam penggarapan lagu mengaku proses pengerjaan membutuhkan penyesuaian. Mengingat El masih berusia 11 tahun, pendekatan yang dilakukan tidak bisa disamakan dengan penyanyi dewasa.
Mulai dari proses rekaman vokal hingga pembuatan video musik, semuanya membutuhkan kesabaran dan pengaturan waktu.

Angga menjelaskan, salah satu tantangannya adalah menjaga suasana hati El agar tetap nyaman selama proses produksi. Terlebih, aktivitas sekolah, basket, piano, dan latihan vokal membuat jadwalnya cukup padat.
Pada awal rekaman, El juga sempat mengalami kelelahan hingga kondisi suaranya menurun. Tim produksi pun harus memberikan waktu istirahat sebelum melanjutkan proses rekaman.
Hal serupa terjadi ketika memasuki proses pembuatan video musik. El perlu beradaptasi dengan lokasi syuting, membaca arahan, memahami skenario, hingga mengikuti gerakan yang sudah disiapkan.
“Kalau mood-nya turun, kita harus menunggu dulu. Nggak bisa dipaksakan karena masih seusianya. Jadi harus sabar,” ungkap Angga.
Meski begitu, seiring berjalannya proses produksi, El mulai terbiasa dengan suasana studio rekaman dan lokasi syuting.
Secara keseluruhan, proses pengerjaan single hingga video musik ‘Kejar Mimpi’ membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Pengalaman tersebut sekaligus menjadi pembelajaran penting bagi El dalam mengenal dunia musik profesional.
Video musiknya digarap oleh Irwan Fauzi, yang memiliki pengalaman dalam mengerjakan berbagai proyek video musik dan TVC.
Sekolah Tetap Jadi Prioritas
Di luar aktivitas musik dan basket, Fitri menegaskan pendidikan tetap menjadi prioritas utama bagi El.
Menurutnya, bakat dan prestasi di bidang lain harus tetap diimbangi dengan pencapaian akademis. Karena itu, keluarga berupaya menjaga keseimbangan antara sekolah, olahraga, dan kegiatan musik.
El sendiri menjalani rutinitas yang cukup padat. Sepulang sekolah, ia kerap melanjutkan aktivitas dengan latihan basket. Pada hari tertentu, ia juga mengikuti les piano dan kegiatan musik lainnya.
Meski demikian, aktivitas tersebut dijalani dengan senang hati karena El memang memiliki ketertarikan terhadap berbagai bidang.
Melalui single ‘Kejar Mimpi’, El Jordan berharap bisa memperkenalkan karya musik yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan semangat kepada anak-anak seusianya.
Single perdana ‘Kejar Mimpi’ resmi dirilis pada 2 November 2026 dan dapat didengarkan melalui berbagai platform musik digital. Sementara video musik resminya dapat disaksikan melalui kanal YouTube El Jordan.












