Depok || Radarpost.id
Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok telah melaksanakan Pelepasan Jemaah Haji kloter 59 pemberangkatan yang terakhir dari Kota Depok, pada Jumat (30/05/2025).
Selain itu, kelancaran dalam perjalanan pergi dan kembali ke tanah air serta meraih predikat haji dan hajah yang mabrur dan mabrurah.
Kegiatan yang diadakan di Masjid Agung Baitul Kamal komplek Balaikota Depok, ini dihadiri oleh Walikota yang diwakili Kabag Kesra setda Kota Depok Zikrullah Kamali beserta jajaran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, H. Enjat Mujiat beserta Jajaran, Panitia Pelaksana, serta para Jemaah Haji Kota Depok.
Kepala Kemenag Kota Depok Enjat Mujiat mengatakan, kepada para jemaah calon haji untuk senantiasa benar-benar menjaga kesehatan karena ibadah haji ini tidak hanya memerlukan kesiapan mental, tetapi juga fisik yang kuat dan selalu menjaga kekompakan.
“Pada pagi ini kita bersama-sama melepas keberangkatan para Jamaah Calon Haji yang tergabung dalam Kloter 59 BTH Kota Depok, yang insyaAllah akan malam ini atau besok pagi,” kata Enjat, Jumat (30/05/2025) usai melepas jamaah di halaman Kantor Balaikota Depok.
Enjat menyampaikan bahwa di tahun ini jemaah haji Kota Depok sebanyak 5 kloter berjumlah mencapai 1.678 orang. Jumlah kuota tersebut merupakan kuota reguler.
“Jumlah keberangkatan kloter 59 yang terakhir berjumlah 139 jamaah. Selain itu, dengan terselenggaranya acara Pelepasan Jemaah Haji ini, Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok atas segala dukungan yang telah diberikan, terlebih khusus dengan adanya bantuan yang luar biasa Kemenag untuk jemaah haji dari Walikota Depok,” kata Enjat.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Walikota beserta Jajaran atas perhatian dan kepedulian yang nyata bagi para jemaah haji Kota Depok dalam bentuk bantuan,” tambahnya.

Menyambung hal tersebut, Enjat menitipkan seluruh jemaah yang akan melaksanakan Ibadah Haji di tahun ini, agar kiranya dapat turut mendoakan Pemerintah Kota Depok sehingga dapat melaksanakan amanah serta pengabdian dengan baik.
Ka Kemenag juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Panitia Pelaksana yang telah berupaya demi terlaksananya momen yang membahagiakan ini.
Diungkapkannya, perjalanan haji adalah perjalanan yang penuh makna, yang tidak hanya mengajarkan tentang kesabaran dan ketakwaan, tetapi juga tentang kebersamaan dan persaudaraan.
Di tanah suci, jemaah haji asal Kota Depok akan bertemu dengan jutaan umat muslim dari berbagai penjuru dunia dengan tujuan yang sama yaitu untuk beribadah kepada Allah SWT.
Tentu diharapkan selama berada di tanah suci jemaah haji asal Kota Depok dapat menjaga niat yang ikhlas, menjaga kesehatan, dan selalu mengikuti petunjuk yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW.
“Kami semua mendoakan agar perjalanan para jemaah haji senantiasa dalam lindungan Allah SWT, diberikan kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Semoga menjadi haji yang mabrur, mendapatkan ampunan dan ridho Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu Kepala TU Kemenag Kota Depok H. Hasan Basri menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian serta kepedulian dari Pemkot Depok kepada seluruh jemaah haji dalam bentuk bantuan dana.
“Para Jemaah haji saat ini sangat penting untuk menjaga kesehatan dan karena nantinya membutuhkan tenaga yang banyak untuk melakukan kegiatan di Makkah, juga perlu istirahat yang cukup, makanlah makanan yang bergizi untuk menjaga keseimbang tubuh, selain itu minumlah air untuk menjaga hidrasi tubuh,” ujar Hasan.
Dikatakan, ibadah haji merupakan rukun Islam yang harus ditunaikan jika mampu, mampu dalam beribadah dan mampu secara fisik.
“Menunaikan ibadah haji semata-mata adalah kehendak Allah SWT. Maka dari itu, dapat menunaikan ibadah haji merupakan sebuah kenikmatan yang tidak dapat digambarkan,” katanya.
“Kepada Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD), Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), saya menitipkan jemaah haji asal Kota Depok kepada saudara agar dapat dibantu selama pelaksanaan ibadah haji di tanah Suci. ucap Hasan.
“Tim petugas haji juga telah disiapkan, terdiri dari tujuh orang, termasuk ketua Kloter, pembimbing ibadah, dokter, paramedis, dan petugas haji daerah, mintalah bantuan kepada mereka,” pungkasnya. (**).













