Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Konser 3 Kembang Bangkitkan Nostalgia Dangdut, Elvy Sukaesih: Dinikmati Lintas Generasi

Suasana konser semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah legenda dangdut Indonesia, di antaranya Raja Dangdut Rhoma Irama, Ratu Dangdut Elvy Sukaesih, Camelia Malik, Iyet Bustami, serta sejumlah musisi dan sahabat yang memberikan dukungan kepada 3 Kembang.(Istimewa).
banner 120x600

JAKARTA|| Radarpost.id

Trio dangdut 3 Kembang yang beranggotakan Ikke Nurjanah, Kristina, dan Cici Paramida sukses membangkitkan nostalgia musik dangdut lewat konser yang digelar pada Sabtu (18/7/2026). Penampilan ketiganya disambut antusias oleh para penggemar yang memadati lokasi acara.

Sejak awal hingga akhir pertunjukan, penonton tampak larut dalam suasana dengan ikut bernyanyi, bertepuk tangan, dan mengabadikan momen penampilan para idola mereka.

Konser yang menghadirkan deretan lagu-lagu hits era 1990-an hingga awal 2000-an itu juga menjadi ajang temu kangen antara para diva dangdut dengan para penggemarnya.

Tak hanya didominasi penonton yang tumbuh bersama lagu-lagu 3 Kembang, konser ini juga menarik perhatian generasi muda yang ikut menikmati penampilan para penyanyi senior tersebut.

Suasana konser semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah legenda dangdut Indonesia, di antaranya Raja Dangdut Rhoma Irama, Ratu Dangdut Elvy Sukaesih, Camelia Malik, Iyet Bustami, serta sejumlah musisi dan sahabat yang memberikan dukungan kepada 3 Kembang.

Kristina mengaku bersyukur konser yang telah dipersiapkan berjalan lancar dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

“Alhamdulillah, semua ikhtiar yang kami lakukan selalu dimulai dengan bismillah dan diakhiri dengan alhamdulillah. Hari ini konser berjalan meriah. Pak Haji Rhoma Irama hadir, Kak Iyet juga datang, begitu juga teman-teman yang memberikan dukungan.

Terima kasih kepada semua yang sudah hadir. Mohon maaf apabila masih ada kekurangan,” ujar Kristina.
Menurut Kristina, konser ini menjadi momentum untuk kembali menghidupkan perjalanan 3 Kembang yang pernah mewarnai industri musik dangdut Indonesia.

“Kami dipertemukan karena berjodoh dalam berkarya. Masing-masing punya karakter yang berbeda, tetapi justru itu menjadi kekuatan 3 Kembang. Kami pernah membawakan lagu karya Pak Haji Rhoma Irama dan juga mendapat lagu ciptaan Mas Anang Hermansyah.

Walaupun saat itu promosi sempat terhambat, lagu-lagu kami masih dikenang hingga sekarang,” katanya.
Penyanyi dangdut senior Camelia Malik mengaku terkesan melihat antusiasme penonton yang memadati konser.

Menurutnya, penampilan 3 Kembang membuktikan bahwa karya-karya dangdut berkualitas tidak pernah kehilangan penggemarnya.

“Kembangnya masih segar, kembangnya keren, kembangnya semangat. Lagu-lagunya luar biasa. Malam ini kita benar-benar bernostalgia dengan lagu-lagu para penyanyi pada zamannya,” ujar Camelia Malik.

Camelia menilai lagu-lagu yang dibawakan dalam konser memiliki kualitas yang membuatnya tetap dicintai hingga sekarang.

“Lagu-lagunya indah, notasinya bagus, liriknya puitis, kemudian dibawakan dengan bersahaja tetapi tetap menarik. Saya berharap artis-artis yang punya lagu-lagu hits bisa terus tampil dalam konser seperti ini. Insya Allah bisa terus berlanjut.

Yang menarik bukan hanya penyanyinya yang beraksi, tetapi penontonnya juga ikut bereaksi, bernyanyi bersama dan menikmati setiap lagunya.”
Apresiasi juga datang dari Ratu Dangdut Elvy Sukaesih.

Ia menilai musik dangdut kini semakin diterima oleh masyarakat dari berbagai kalangan dan usia.

“Saya sangat senang melihat dangdut sekarang mulai banyak dinikmati oleh semua lintas generasi. Ini menjadi sesuatu yang membanggakan bagi kami sebagai pelaku musik dangdut,” kata Elvy Sukaesih.

Elvy juga memberikan ucapan selamat kepada para personel 3 Kembang atas suksesnya penyelenggaraan konser tersebut.

“Selamat dan sukses untuk Ikke Nurjanah, Kristina, dan Cici Paramida. Saya sangat mengapresiasi acara ini dan senang bisa hadir.

Mudah-mudahan konser seperti ini terus berlanjut karena menjadi wadah bagi para penyanyi yang memiliki lagu-lagu hits untuk kembali bertemu dengan para penggemarnya.

Antusiasme penonton yang memenuhi area konser hingga ikut menyanyikan hampir seluruh lagu yang dibawakan menjadi bukti bahwa karya-karya 3 Kembang tetap hidup di hati masyarakat.

Kehangatan sambutan yang diberikan para penggemar menunjukkan bahwa musik dangdut klasik masih memiliki daya tarik kuat dan mampu menyatukan penikmat musik dari berbagai generasi.

Konser 3 Kembang pun tak sekadar menjadi pertunjukan musik, tetapi juga menjadi perayaan nostalgia, silaturahmi para pelaku industri dangdut, sekaligus penegas bahwa lagu-lagu legendaris Indonesia akan terus dikenang dan dicintai oleh masyarakat.