Depok || Radarpost.id
Camat Pancoran Mas membuka secara resmi pentas bagi Penyandang Disabilitas di Aula Gedung Kantor Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Kamis (28/8/2025).
Kegiatan yang melibatkan peserta dengan tema ‘Bersatu dalam aksi memberi ruang apresiasi, mendidik dengan cinta dan membimbing dengan bijak, wujudkan Depok Kota Inklusi’.
Acara berlangsung di aula kantor Kecamatan Pancoran Mas Kota Depok, Kamis, (28/08/2025), di hadiri para guru dan pendamping anak anak berkebutuhan khusus.
“Alhamdulillah, kami menyajikan ruang dan kesempatan yang setara kepada seluruh warganya. Termasuk penyandang disabilitas untuk berkarya berekspresi sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan kota tercinta kita,” kata Camat Pancoran Mas, Zikri Dwi Darmawan, kemaren pagi.
Karena itu, zikri menekankan pentingnya melibatkan warga, termasuk penyandang kebutuhan khusus, dalam pembangunan Kota agar tumbuh rasa kepemilikan bersama.
“Saya sangat bangga dan bahagia dapat bertemu dan berkumpul dengan anak-anak kita yang kreatif ini. Saya juga berterima kasih kepada orangtua yang telah membimbing dengan penuh cinta, sehingga anak-anak kita bisa berkreasi dan berinovasi dalam pentas ini,” imbuhnya.

Berkesenian, tambah Zikri, menjadi salah satu ruang bagi setiap individu untuk menunjukkan kreativitas dan bakat seninya.
“Seni jadi medium mengekspresikan keberagaman dan sekaligus menegaskan bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk menyalurkan semangat, imajinasi, dan potensi melalui berbagai karya seni,” tukas Zikri.
Zikri mengatakan, akan terus berupaya memperluas akses dan ruang ekspresi bagi penyandang disabilitas. Tidak hanya di bidang seni, tapi juga pada bidang pendidikan, pekerjaan, transportasi, dan layanan publik.
“Sejatinya, kota global yang inklusif dibangun tanpa meninggalkan siapa pun di belakang. No one left behind,” tegasnya.
Sementara Kasi kemas Kecakatan Pancoran Mas Eni Prihanti menjelaskan, Pentas Disabilitas ini memberikan ruang apresiasi yakni Tari Kreasi, pantun, nyanyi, ngaji, dan ada pameran. Di ikuti 40 dari sekolah inklusi.
“Dengan ini anak anak akan tergali potensi untuk berekoresi, kita berikan ruang itu buat anak anak disabilitas,” ucap Eni.
“Para peserta merupakan binaan Dinas Pendidikan, Dinas sosial dan juga komunitas penyandang disabilitas yang ada di Kecamatan Pancoran mas,”ungkpanya.
“Bagi para pemenang, pihaknya menyediakan sejumlah uang tunai, hadiah sufenir, tas, untuk kita berikan semuanya,” tanbahnya.
“Selain kegiatan lomba, kami juga menggelar pameran hasil karya seni dan kriya difabel serta bazar,” tandasnya.
“Harapannya, semoga kegiatan pentas ini dapat menjadi sarana pengembangan dan pelestarian seni budaya bagi para penyandang disabilitas, serta dapat mengenal perkembangan seni dan budaya yang sedang berkembang saat ini melalui berbagai kegiatan menarik,” tutupnya. (**).













