Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Chiki Fawzi Ungkap Dugaan Kekerasan terhadap Relawan Gaza usai Penahanan oleh Militer Israel

Chiki Fawzi mengungkap kondisi para relawan internasional yang sempat ditahan militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza melalui jalur laut Mediterania.(Istimewa).
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Artis sekaligus aktivis kemanusiaan Chiki Fawzi mengungkap kondisi para relawan internasional yang sempat ditahan militer Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza melalui jalur laut Mediterania.

Setibanya di Indonesia, Selasa, Chiki menyampaikan bahwa sejumlah relawan, termasuk warga negara Indonesia (WNI), mengalami intimidasi hingga kekerasan fisik selama proses penahanan.

“Beberapa relawan mengalami pemukulan, disetrum, hingga diborgol menggunakan kabel ties yang sangat kencang,” kata Chiki saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan.

Menurut dia, salah seorang jurnalis yang ikut dalam misi tersebut bahkan harus menjalani perawatan medis setelah dibebaskan karena mengalami gangguan pada bagian ginjal akibat dugaan tindak kekerasan selama penahanan.

Chiki menjelaskan dirinya terlibat dalam misi kemanusiaan internasional untuk mendukung pengiriman bantuan ke Gaza yang dilakukan melalui jalur laut. Dalam misi itu, sembilan WNI berada di atas kapal bantuan, sementara dirinya bersama koordinator relawan memantau situasi dari pusat komando di Istanbul, Turki.

Ia mengatakan kapal yang membawa bantuan kemanusiaan tersebut dicegat oleh militer Israel di perairan internasional sebelum para relawan kemudian ditahan.

“Yang berada di kapal ada sembilan orang WNI. Mereka kemudian dihadang dan ditahan,” ujarnya.

Putri musisi senior Ikang Fawzi itu juga menceritakan momen emosional saat kembali ke Tanah Air setelah menjalani misi kemanusiaan selama beberapa bulan.

Menurut Chiki, ayahnya menjemput langsung kepulangannya dan menyampaikan ucapan singkat yang membuat suasana haru.

“Ayah langsung memeluk saya dan mengatakan ‘welcome home’,” katanya.

Meski menghadapi risiko tinggi selama perjalanan, termasuk cuaca ekstrem di Laut Mediterania, Chiki menegaskan dirinya tetap berkomitmen menyuarakan dukungan kemanusiaan bagi warga Palestina.

Ia mengaku ancaman terbesar justru berasal dari kondisi alam saat pelayaran, ketika kapal sempat diterjang gelombang tinggi hingga para relawan harus mengikat tubuh menggunakan pengaman agar tidak terjatuh ke laut.

Chiki berharap perhatian dunia internasional terhadap situasi kemanusiaan di Gaza terus meningkat dan perlindungan terhadap relawan kemanusiaan dapat diperkuat.