Depok || Radarpost.id
Kodam Jaya menurunkan 200 personel prajurit TNI untuk memperkuat pengamanan di Kota Depok. Penempatan pasukan ini dilakukan pasca aksi unjuk rasa yang berujung kericuhan di sejumlah daerah di Indonesia.
Ratusan personel tersebut tiba di Balaikota Depok pada Senin (01/09/25) dan disambut langsung oleh Dandim 0508/Depok, Kolonel Infanteri (Inf) Iman Widhiarto bersama Wakil Walikota Depok, Chandra Rahmansyah.
“Kita mendapatkan personel prajurit dari Kodam Jaya sebanyak 200 orang. Nanti akan tempatkan baik secara mobile maupun secara statis,” kata Dandim 0508/Depok, Kolonel Inf Iman Widhiarto, Senin (01/09/2025) sore.
Iman menegaskan, kondisi Kota Depok saat ini masih aman dan kondusif berkat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat. Namun, ia mengingatkan, ada kelompok yang tidak bertanggung jawab berpotensi memicu kericuhan.
“Maka saya memohon, sampaikan ke jajaran masing-masing. Jaga kota kita, ini yang mengadakan kerusuhan-kerusuhan ini sudah di profiling di beberapa Daerah, ini mereka kelompok tidak dikenal,” ujarnya.
Dandim menambahkan, kelompok anarkis biasanya bergerak secara sistematis dan terstruktur. Mereka datang ke wilayah yang bukan domisilinya, melakukan aksi cepat, merusak fasilitas umum, dan meninggalkan lokasi dengan cepat.
Untuk itu, Iman mengimbau masyarakat Kota Depok meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati terhadap potensi adu domba yang dapat mengganggu ketentraman lingkungan.
“Alhamdulillah, kita mendapatkan tambahan prajurit yang akan bergabung dengan personel lainnya di Depok,” ujar Kolonel Inf Iman Widhiarto.
Dirinya menegaskan, TNI, Polri dan aparat Pemkot Depok dan masyarakat akan terus mendukung Polri menjaga keamanan dan ketertiban, demi mewujudkan Depok sebagai kota yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya. (**).













