Jakarta|| Radarpost.id
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meninjau langsung lokasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4) malam, serta memantau proses evakuasi korban yang masih berlangsung.
Dalam kunjungannya, Dasco menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden tabrakan antara kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line tersebut. Ia juga menegaskan pentingnya percepatan penanganan korban serta investigasi menyeluruh.
“Yang utama saat ini adalah evakuasi korban berjalan maksimal. Namun setelah itu, evaluasi sistem keselamatan harus dilakukan secara serius,” kata Dasco di lokasi.
Pantau Evakuasi hingga Malam Hari
Dasco terlihat berada di area kejadian bersama aparat kepolisian dan pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI). Ia menyaksikan langsung proses evakuasi korban yang dilakukan oleh petugas gabungan.
Berdasarkan informasi yang diterimanya di lapangan, puluhan korban telah berhasil dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Namun, ia tidak menutup kemungkinan jumlah korban masih dapat bertambah seiring proses penyisiran.
“Kami mendapatkan laporan sementara sekitar puluhan korban sudah dievakuasi, dan proses masih terus berlangsung,” ujarnya.
Dorong Evaluasi Operasional Perkeretaapian
Selain meninjau, Dasco juga menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengendalian perjalanan kereta api, terutama di jalur padat seperti wilayah Bekasi.
Menurutnya, insiden ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem keamanan dan koordinasi operasional guna mencegah kejadian serupa.
“Ini tidak boleh terulang. Sistem pengaturan jalur dan komunikasi harus dipastikan berjalan tanpa celah,” tegasnya.
Peran DPR dalam Pengawasan
Sebagai pimpinan DPR, Dasco menegaskan lembaganya akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap penanganan insiden ini, termasuk memastikan investigasi berjalan transparan dan akuntabel.
DPR, kata dia, juga akan mendorong peningkatan standar keselamatan transportasi publik sebagai bagian dari perlindungan masyarakat.
“Kami akan kawal proses ini, baik dari sisi penanganan korban maupun evaluasi kebijakan ke depan,” kata Dasco.
Kronologi Singkat Insiden
Insiden terjadi ketika KRL Commuter Line tengah berhenti di jalur 1 arah timur. Tak lama kemudian, kereta api jarak jauh dari arah barat memasuki jalur yang sama dan menabrak bagian belakang rangkaian KRL.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah gerbong mengalami kerusakan dan penumpang mengalami luka-luka.













