Depok || Radarpost.id
Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kota Depok (Disporyata) Kota Depok mendorong generasi muda untuk mengembangkan kreativitas di era digital. Sebab, era digital sekarang ini punya peluang besar untuk diambil manfaatnya.
Kegiatan tersebut bertema “Peningkatan Kreativitas Pemuda melalui Strategi Konten Digital yang Efektif”. di Pusdiklat Wisma Hijau, Cimanggis, Kota Depok pada Kamis (25/06/2026).
Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh para peserta yang berasal dari pelajar dan mahasiswa dan mahasiswi di Kota Depok.
Kegiatan ini kerjasama Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kreativitas Pemuda Bidang Teknologi dan Inovasi.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok, Eko Herwiyanto, mengatakan bahwa pemuda merupakan aset strategis bangsa sekaligus agen perubahan yang memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan daerah dan nasional.
“Pemuda sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan. Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk berinovasi, berkarya, dan memberikan solusi bagi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat,” ujar Eko Herwiyanto.
Menurutnya, kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Internet of Things (IoT), big data, cloud computing, hingga digital marketing telah mengubah berbagai aspek kehidupan.
Oleh karena itu, kata Eko, pemuda dituntut tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang bermanfaat.
Dimana tntangan perkembangan zaman, di mana dunia digital telah menjadi ruang utama bagi generasi muda untuk mengekspresikan diri dan berkarya.

Kami ingin pemuda Kota Depok menjadi pelaku aktif di ruang digital. Mereka harus mampu mengekspresikan kreativitas dan potensi lokal melalui konten yang inspiratif dan membangun,” kata Eko.
“Pemuda harus menjadi creator, innovator, dan entrepreneur digital yang mampu memanfaatkan teknologi untuk mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Kepemudaan Disporyata Kota Depok, Wahyudin Joko Saputro, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun sumber daya pemuda yang unggul dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Peningkatan literasi digital dan kemampuan teknologi informasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi,” ucap Wahyudin.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong pemuda agar mampu mengembangkan kreativitas, inovasi, serta memanfaatkan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab,” kata Wahyudin Joko Saputro.
Wahyudin, saat didampingi, Analis kebijakan Ahli muda, Anton berharap para peserta dapat menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang pembelajaran, kolaborasi, dan pengembangan jejaring yang akan bermanfaat dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Selain meningkatkan kompetensi individu, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun ekosistem inovasi yang melibatkan pemuda, komunitas, akademisi, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan Kota Depok,” ujarnya.
“Antusiasme para peserta sangat menggembirakan. Mereka aktif, penuh semangat, dan tampak antusias untuk memperdalam pengetahuan serta keterampilan dalam menciptakan konten digital yang bermanfaat,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua KNPI Kota Depok, Tomy Sitorus, menyampaikan apresiasi kepada Disporyata Kota Depok yang terus memberikan perhatian terhadap pengembangan kapasitas generasi muda, khususnya di bidang teknologi dan inovasi.

“Transformasi digital telah membuka banyak peluang bagi pemuda untuk berkembang. Karena itu, pemuda Kota Depok harus mampu meningkatkan kapasitas diri, menguasai teknologi, dan menjadikan inovasi sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” ujar Tomy Sitorus.
Tomy menambahkan bahwa KNPI Kota Depok siap mendukung berbagai program pembinaan kepemudaan yang bertujuan menciptakan generasi muda yang unggul, kreatif, dan memiliki daya saing global.
“Kami berharap para pemuda tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga menjadi pelaku perubahan yang mampu menciptakan karya, inovasi, serta peluang baru yang memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga Kota Depok akan semakin maju,” pungkasnya. (**).













