Depok || Radarpost.id
Drajat Karyoto terpilih secara aklamasi pimpin Ketua Perbasi Kota Depok masa bakti 2026-2030, dalam Muskot Perbasi Kota Depok, yang berlangsung di aula Bapperinda Baleka Depok, pada Minggu (20/9/2026).
Usai terpilih, Drajat mengatakan salah satu agenda awal kepengurusannya adalah membenahi basis data klub basket di Kota Depok agar sesuai dengan ketentuan organisasi Perbasi.
Saat ini, terdapat 22 klub yang tercatat di Kota Depok. Namun, pendataan akan kembali dilakukan dengan memperhatikan persyaratan organisasi yang harus dipenuhi masing-masing klub.
“Yang pertama adalah kita akan memperbaiki database klub-klub yang ada di Kota Depok yang selama ini database-nya belum sesuai dengan arahan dari DPP Perbasi Pusat,” kata Drajat.
Drajat mengatakan akan fokus untuk merapikan kepengurusan terlebih dahulu.
“Seperti yang saya sampaikan, pertama saya akan merapikan managemen dulu terutama fokus kepada database pemain, sehingga nantinya kita akan punya record database yang ter-update, kita bisa tahu pemain-pemainnya siapa saja dan ada dimana mulai dari kelompok umur sampai profesional,” terang Drajat.
Kedua dalam jangka pendek, Drajat menempatkan Porprov XV Jawa Barat 2026 sebagai salah satu fokus utama.
Depok menjadi tuan rumah cabang olahraga basket dengan pertandingan 3×3 dan 5-on-5 dijadwalkan berlangsung di GOR Depok.

Drajat mengatakan peluang terbesar untuk mendapatkan emas berada pada nomor 3×3. Sementara untuk 5-on-5, Perbasi Depok tetap membidik medali.
“Kalau untuk 3×3 kita peluang emasnya ada. Tapi untuk 5-on-5 peluang kita medali, mudah-mudahan kita dapat medali. Syukur-syukur kita bisa dapat emas,” katanya.
Dirinya, kemudian menegaskan target cabang olahraga basket pada Porprov tahun ini.
“Untuk basket target kita satu emas di Porprov,” ujar Drajat.
Menurut dia, persiapan atlet telah berlangsung hampir tiga tahun. Saat ini, tim putra diperkuat 12 atlet, sedangkan tim putri berjumlah 15 atlet.
“Sudah sangat matang, InsyaAllah sudah sangat matang,” katanya mengenai kesiapan menghadapi pertandingan yang mulai bergulir 31 Oktober 2026.
Setelah Muskot, Drajat mendapat waktu 15 hari untuk menyusun kepengurusan dan mengirimkan nama-nama pengurus kepada Pengda Perbasi Jawa Barat.
Percepatan penyusunan kepengurusan diperlukan karena Depok tengah mempersiapkan diri menjadi tuan rumah cabang olahraga basket Porprov.
“Dari hasil amanah Muskot, kita diberikan waktu 15 hari untuk mengirimkan nama-nama pengurus kepada Pengda Perbasi Jawa Barat,” ujar Drajat.
Susunan kepengurusan nantinya akan melibatkan unsur klub serta kalangan profesional. Adapun pelantikan masih menunggu arahan dari Pengda Perbasi Jawa Barat.
“Saya juga menyampaikan rasa terima kasih saya kepada seluruh anggota klub-klub Basket Kota Depok yang telah mempercayakan saya sebagai Ketua Perbasi Kota Depok, semoga kedepannya kita semua dapat terus berkolaborasi untuk mempertahankan prestasi Olahraga Bola Basket di Kota Depok,” tandasnya. (**).












