Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Fatimah Azahra Putri tampil memukau di Fashion show 1000 Perempuan Berkebaya Karya Designer Saenadhilla di CFD

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Sebagai wanita yang gemar dan menghormati budaya nasional. Tradisi ini terus diisi dengan berbagai acara menarik. Salah satunya seperti yang terlihat hari ini, Minggu (10/08/2025), kemaren pagi. Bertempat di Depok Open Space (DOS) jalan Margonda Raya, Kota Depok yang ramai dimeriahkan dengan acara Fashion Show Kebaya.

Acara dibuka oleh Walikota Depok, H. Supian Suri ditandai dengan pelepasan burung merpati, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Siti Barkah Hasanah (Cing Ikah).

Kegiatan yang bertepatan dihari Care Free Day mengusung tema “1000 Perempuan Berkebaya Pelestari Budaya” ini diadakan dalam rangka memperingati HUT RI ke-80 tahun 2025.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, sejumlah komunitas hadir meramaikan acara Depok Berkebaya.

Acara tersebut dibuka oleh Walikota Depok, Dr. H Supian Suri ditandai dengan pelepasan burung merpati, serta dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Depok, Siti Barkah Hasanah (Cing Ikah).

“Tampilan Berkebaya karya besar Saenadhilla Designer, Fashion Show ini diselenggarakan untuk mempromosikan dan memperkuat cinta kita terhadap kebaya sebagai warisan budaya bangsa,” kata Dian Yulianti, orang tua dari Fatimah Azahra, Minggu kemaren.

Saenadhilla designer, Syarifah Susilawati, ST (kanan) foto bersama dengan Fatimah Azahra Putri.

Fashion Show Kebaya ini diikuti peserta yang berasal dari berbagai kelompok masyarakat dan organisasi seperti Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Bhayangkari, Forkopimda, dan komunitas perempuan Kota Depok.

“Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi seni budaya berkebaya masa kini,” terangnya.

Dian menyampaikan, esensi dari Fashion Show Kebaya ini, yaitu untuk menampilkan pesona kebudayaan melalui ragam penampilan kebaya yang indah.

“Mungkin anak saya perlu lebih sering menggunakan budaya tradisional, Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi seni budaya berkebaya masa kini,” terangnya.

Dian mengatakan, Fashion Show Berkebaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan semangat melestarikan budaya Indonesia. Termasuk, dari sisi cara berbusana.

“Terpenting lagi adalah kita ingin menumbuhkan semangat kejuangan, agar perempuan Indonesia bisa berperan dalam berbagai sektor kehidupan,” ujarnya.

Fatimah Azahra putri berfoto bersama Cing Ikah dan H. Supian Suri.

Dian mengajak, perempuan Indonesia, khususnya di Kota Depok untuk ikut melestarikan kebaya.

“Kita perlu lebih sering menggunakan budaya tradisional. Berkebaya itu juga akan membuat perempuan terlihat lebih anggun dan cantik,” tandasnya.

Sementara Fatimah Azahea mengaku baru kali pertama mengikuti fashion show kebaya, rasa bangga dan bahagia bisa mengenakan kebaya.

“Saya sangat antusias mengikutinya. Terlebih, selain untuk mengingat, bagi perempuan Indonesia, kegiatan ini menjadi implementasi cintai kebaya,” ucapnya. (**).