|| JAKARTA ||RADAR POST.ID ||
Suasana hangat dan antusiasme tinggi mewarnai Gala Premiere film Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia yang digelar Imperial Pictures. Film yang diadaptasi dari novel karya Asma Nadia ini kembali digarap oleh sutradara Guntur Soeharjanto, melanjutkan kesuksesan film pertamanya satu dekade lalu.
Executive Producer dan produser film, Peter Surya Wijaya, menyampaikan rasa bangga atas rampungnya proses produksi film ini. “Ini film yang layak ditonton berkali-kali. Kalau perlu ditonton dua kali atau lebih, karena ada pesan dan pengalaman yang hanya bisa dipahami dengan menyelami filmnya,” ujarnya.
Peter menekankan proses produksi yang penuh tantangan, termasuk syuting di tengah suhu minus 4 derajat Celcius di Tiongkok. “Kami ingin menghadirkan film yang autentik, khas, dan punya kekuatan visual maupun cerita,” tambahnya.
Senada dengan Peter, produser Hartawan Triguna menyebut kekuatan film ini terletak pada kualitas akting para pemain dan pesan moral yang diusung. “Saya melihat para pemain tampil luar biasa. Ada banyak momen yang lucu, menyentuh, dan menggugah emosi,” katanya.
Sutradara Guntur Soeharjanto mengungkapkan tantangan sekaligus kebahagiaan saat kembali dipercaya menggarap sekuel ini. “Film ini membawa spirit yang berbeda dari yang pertama, dengan karakter dan dinamika yang baru. Namun, benang merahnya tetap: membawa pesan kebaikan dan memperlihatkan perjalanan spiritual para karakternya,” ujar Guntur.
Para pemain pun turut membagikan pengalaman mereka. Yasmin Napper yang memerankan Aisha mengatakan, “Ceritanya sangat berkesan. Banyak pesan moral yang bisa dipetik, termasuk tentang keikhlasan dan kepercayaan pada takdir Tuhan.”
Baskara Mahendra yang berperan sebagai Mo menambahkan, “Karakter Mo adalah sosok yang penuh warna. Tantangan terbesar saya adalah berbahasa Mandarin, terutama saat beradu akting dengan aktor-aktor asli Tiongkok.”
Ria Ricis, yang memerankan karakter Evy, mengaku senang bisa kembali bekerja sama dengan Guntur Soeharjanto. “Setiap film beliau selalu meledak. Karakter Evy di sini lebih dewasa, lembut, dan memberi warna baru untuk saya pribadi,” ungkap Ricis.
Sementara itu, Gabriella Ekaputri (Sabira) dan Ferry Salim (Rahman alias Baba) sepakat bahwa Assalamualaikum Beijing 2 adalah tontonan keluarga yang sarat makna. Ferry bahkan mengutip salah satu dialog yang berkesan: “Kalau kalian sudah siap untuk jatuh cinta, kalian juga harus siap untuk patah hati.”
Film Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga pesan-pesan universal tentang cinta, keluarga, dan perjalanan spiritual. “Mudah-mudahan film ini bisa mengedukasi selera penonton film Indonesia,” harap Guntur.
Assalamualaikum Beijing 2: Lost in Ningxia akan mulai tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 19 Juni 2025.













