Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Garuda Tampil Superior, Tapi Penalti Antar Bulgaria Angkat Trofi

Aksi Ole Romeny dijatuhkan lawan pada laga Timnas Indonesia vs Bulgaria pada final FIFA Series, Senin (30/3/2026) (bln/azis)
banner 120x600

Jakarta || Radarpost.id

Timnas Indonesia harus menerima hasil pahit usai kalah tipis 0-1 dari Timnas Bulgaria pada final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026). Meski demikian, Garuda tampil dominan sepanjang 90 menit dan hanya kalah karena faktor keberuntungan.

Sejak peluit awal, anak asuh John Herdman menunjukkan kontrol permainan yang solid. Organisasi tim berjalan rapi, aliran bola terjaga, dan tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke lini pertahanan Bulgaria. Indonesia bahkan mampu menguasai banyak fase permainan, baik saat menyerang maupun bertahan.

Namun, satu momen menjadi penentu. Bulgaria mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-38 yang dieksekusi dengan sempurna oleh Marin Petkov. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga yang sebenarnya berjalan seimbang, bahkan cenderung dikuasai Indonesia.

Selepas tertinggal, Timnas Indonesia tidak mengendurkan serangan. Justru intensitas permainan meningkat, dengan sejumlah peluang berbahaya tercipta. Sayangnya, dua kesempatan emas hanya membentur mistar gawang dan gagal dikonversi menjadi gol—sebuah gambaran jelas bahwa keberuntungan belum berpihak pada tuan rumah.

Permainan kolektif Indonesia tetap mendapat apresiasi. Lini belakang tampil disiplin, lini tengah mampu mengatur tempo, sementara lini depan aktif menciptakan peluang. Dominasi ini menjadi sinyal kuat bahwa skuad Garuda tengah berkembang ke arah yang positif.

“Kita melawan tim Eropa dengan tradisi kuat, tapi saya pikir kita tampil sangat baik. Tim ini bermain dengan identitas yang jelas dan terhubung selama 90 menit,” ujar Herdman.

Ia juga menyoroti momen penalti yang dinilai cukup ringan, serta peluang-peluang yang seharusnya bisa berbuah gol. Menurutnya, hasil pertandingan bisa saja berbeda jika sedikit keberuntungan berpihak kepada Indonesia.

Kekalahan ini memang menyakitkan, tetapi tidak menghapus fakta bahwa Timnas Indonesia tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Dengan fondasi permainan yang semakin matang, Garuda menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dan bahkan mengimbangi tim-tim Eropa di level internasional.