Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Grand Final Indonesia Top Model  2025 Jadi Etalase Pelestarian Budaya di Panggung Fashion Modern

Grand Final Indonesia Top Model  2025 Jadi Etalase Pelestarian Budaya di Panggung Fashion Modern
Grand Final Indonesia Top Model  2025 Jadi Etalase Pelestarian Budaya di Panggung Fashion Modern
banner 120x600

Jakarta || Radarpost.id

Gelaran Grand Final Top Model Indonesia 2025 yang digelar Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI) di Langgeng Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jumat (28/11/2025), menghadirkan narasi berbeda: bukan sekadar pencarian model terbaik, tetapi pertemuan antara kreativitas generasi muda dan upaya pelestarian budaya nasional.

Di tengah dominasi tren global dan budaya populer luar negeri, acara ini tampil sebagai ruang yang menegaskan kembali identitas fashion Indonesia. Segmen busana etnik dan batik, yang menjadi salah satu komponen utama penilaian, menjadi bukti bahwa YAPMI ingin memastikan para finalis tidak hanya tampil memukau secara visual, tetapi juga memahami akar budaya yang mereka bawa dalam setiap langkah di atas catwalk.

Ketua Umum YAPMI, Iwan Setiawan Masse, menekankan bahwa program ini dirancang untuk menghasilkan model yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mampu membawa nilai budaya ke panggung publik.

“Top Model Indonesia bukan sekadar kompetisi. Kami ingin membentuk talenta yang berkarakter, adaptif, dan tetap memiliki kedekatan dengan kekayaan budaya yang kita miliki,” ujar Iwan.

Ia menambahkan bahwa proses seleksi panjang yang dilalui para finalis mencakup pelatihan mental, estetika, hingga etika profesional.

Salah satu momen paling menonjol dalam acara ini adalah pesan tegas dari artis dan public figure Barbie Kumalasari, yang hadir sebagai narasumber. Ia menyoroti fenomena generasi muda yang lebih akrab dengan budaya Korea dan Barat daripada budaya negeri sendiri.

“Jangan sampai kita lebih bangga pada budaya negara lain. Indonesia punya seni, tarian, dan busana yang tak kalah indah. Sebagai model, kalian harus menjadi bagian dari kampanye pelestarian budaya,” tegasnya.

Pesan itu disambut hangat oleh para finalis dan tamu undangan, apalagi disampaikan di venue yang menjadi simbol keragaman budaya Indonesia.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh perwakilan sponsor dari Museum Listrik dan Energi Baru, Sirip, yang melihat potensi dunia modeling sebagai pintu masuk penguatan ekonomi kreatif.

“Fashion mampu mendorong UMKM, desainer lokal, dan sektor kreatif lainnya untuk berkembang. Generasi muda di panggung ini berperan sebagai motor perubahan,” ujarnya.

Ia berharap peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman modeling, tetapi juga memahami nilai strategis dari kekayaan budaya Indonesia.

Dengan tata panggung modern dan alur acara yang dinamis, para finalis menampilkan kemampuan terbaik di hadapan dewan juri yang terdiri dari para profesional fashion. Pada akhir acara, YAPMI mengumumkan para pemenang dari kategori Mom and kids , yang selanjutnya akan dikontrak selama satu tahun untuk menjalani program pembinaan lanjutan dan penugasan resmi.

Melalui Grand Final Indonesia Top Model 2025, YAPMI tidak hanya menampilkan kompetisi berkelas, tetapi juga menghidupkan kembali peran model sebagai duta budaya, penggerak industri kreatif, dan representasi keberagaman Indonesia di mata dunia.