Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Jaz Rowe Ubah Patah Hati Jadi Sindiran Jenaka Lewat Single ‘Belagu’

Penyanyi Jaz Rowe mengubah pengalaman patah hati menjadi sindiran bernuansa jenaka lewat single terbaru berjudul “Belagu”.(Istimewa).
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Penyanyi Jaz Rowe mengubah pengalaman patah hati menjadi sindiran bernuansa jenaka lewat single terbaru berjudul “Belagu”. Dari perspektif musik, lagu ini menawarkan cara berbeda dalam mengolah kisah hubungan yang kandas: bukan dengan meratapi luka, melainkan menertawakannya melalui lirik satir, energi playful, dan sentuhan spoken-word.

“Belagu” bercerita tentang seseorang yang melihat pasangannya berubah setelah mendapatkan pekerjaan baru, penghasilan lebih besar, dan kehidupan yang semakin sukses. Persoalannya bukan terletak pada pencapaian tersebut, melainkan perubahan sikap menjadi arogan hingga sosok yang dahulu dikenal terasa asing.

Jaz Rowe menjadikan pengalaman personal itu sebagai bahan bakar kreatif. Ia menyebut “Belagu” sebagai semacam diss track kecil yang ditujukan kepada laki-laki yang pernah membuatnya patah hati.

“‘Belagu’ adalah semacam diss track kecilku untuk seorang laki-laki yang pernah membuatku patah hati. Lewat lagu ini, aku mengeluarkan semua alasan kenapa dia bukan lagi orang yang tepat untukku,” ujar Jaz Rowe.

Lirik Satir Jadi Kekuatan Musik ‘Belagu’

Dari sisi musikalitas, kekuatan “Belagu” terletak pada keberanian Jaz Rowe memainkan karakter lirik. Kalimat “Biasa aja kali” menjadi salah satu bagian yang menegaskan sikap tokoh dalam lagu terhadap seseorang yang mulai berlebihan setelah meraih kesuksesan.

(istimewa).

Nuansa satir kemudian diperkuat melalui bagian spoken-word yang terdengar seperti percakapan langsung. Pendekatan tersebut membuat “Belagu” terasa lebih personal sekaligus memberi identitas tersendiri pada lagu.

Alih-alih menghadirkan formula lagu patah hati yang melankolis, Jaz Rowe memilih membungkus emosinya dengan pendekatan yang ringan dan jenaka. Strategi tersebut membuat cerita tentang hubungan yang berakhir terasa lebih dekat dengan pengalaman pendengar muda.

“Menulis ‘Belagu’ membuatku jauh lebih lega. Buatku, menulis lagu bukan cuma soal menciptakan musik, tetapi juga jadi cara untuk memproses perasaan dan menyembuhkan diri,” kata Jaz.

Ditulis Bersama Emonk dan Andre Dinuth

“Belagu” ditulis Jaz Rowe bersama Emonk dan Andre Dinuth, yang sebelumnya juga berkolaborasi dengannya dalam single “Tiba Tiba Bilang Sayang”.

Proses kreatif lagu ini berawal dari sesi berbagi cerita dan curhat di studio. Dari percakapan tersebut, ide tentang seseorang yang berubah setelah sukses kemudian berkembang menjadi lirik yang spontan, lugas, dan penuh karakter.

Bagi Jaz, proses tersebut sekaligus menjadi bagian dari perjalanan personal dalam berdamai dengan masa lalu.

“Ketika akhirnya kita bisa menertawakan luka, di situ kita tahu bahwa kita sudah mulai pulih,” ujarnya.

Lewat “Belagu”, Jaz Rowe tidak hanya menawarkan lagu tentang patah hati dan hubungan yang berubah, tetapi juga membawa pesan tentang harga diri. Kesuksesan seseorang, menurutnya, tidak seharusnya membuat orang lain merasa lebih rendah atau mempertanyakan nilai dirinya sendiri.

“Belagu” kini telah tersedia di berbagai platform streaming digital dan menjadi karya terbaru Jaz Rowe dalam mengeksplorasi musik dengan pendekatan lirik yang personal, satir, dan relevan dengan pengalaman generasi muda.