Depok || Radarpost.id
Banjir akibat luapan air Kali Angke tak hanya merendam ratusan rumah warga di Perumahan Bukit Sawangan Indah (BSI) Kelurahan Duren Mekar saja, namun luapan air meluas hingga wilayah Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, bahkan ketinggian air di sejumlah rumah warga mencapai lebih dari 2 meter dan nyaris mencapai atap bangunan rumah.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, M. Ariyanto mengatakan, genangan air mulai merendam rumah warga terjadi pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB dan dalam waktu singkat ratusan rumah warga yang tersebar di 8 wilayah RT sudah terendam banjir.
Ia menjelaskan, puluhan warga harus dievakuasi menggunakan perahu karet karena para penghuninya terjebak di dalam rumah.
“Warga yang kami evakuasi menggunakan perahu karet lebih dari 50 orang, kami dibantu Tim Damkar untuk menjemput satu persatu warga yang terjebak di rumahnya masing-masing,” katanya, Minggu,(10/08/2025).
Ia menambahkan, air mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 07.00 WIB, ketinggian air bervariasi mulai dari satu meter hingga dua meter.
“Untuk konstruksi rumah yang tinggi ketinggian air hanya mencapai setengah badan rumah, tapi rumah yang konstruksinya rendah genangan hampir menyentuh atap rumah,” ujarnya.

Dikatakannya, jumlah rumah terendam banjir lebih dari 300 rumah dan para penghuni rumah saat ini sangat membutuhkan bantuan makanan, obat obatan, dan alas tidur serta kebutuhan sehari hari lainnya.
“Biasanya setelah banjir warga enggak bisa melaksanakan aktivitas rutin sehari-hari dengan normal karena harus membersihkan lumpur dan sampah pasca banjir. Disisi lain warga butuh bantuan makanan dan kebutuhan pokok lainnya,” imbuhnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya banjir serupa, Ariyanto berharap ada tindakan sementara menutup bagian turap kali yang jebol akibat terjangan air dengan menggunakan karung pasir agar air tidak mengalir ke permukiman warga.
Sementara itu Lurah Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari, Rengga Nugraha Rojali mengimbau warga yang tidak terdampak banjir untuk membatu warga yang terkena banjir, terutama dalam hal memenuhi kebutuhan pokok sebelum ada bantuan dari luar.
“Ya, bagi warga yang tidak terdampak banjir ada baiknya membantu yang terkena banjir,” pinta Rengga.
Sebelum merendam 150 rumah warga di Kelurahan Pondok Petir, luapan air Kali Angke sempat menggenangi pemukiman warga Perumahan BSI, RW 05, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojongsari.
Pada peristiwa itu, lebih dari 480 rumah milik warga terendam selama lebih dari lima jam dan membuat sejumlah akses jalan lingkungan terputus akibat bidang jalan tertimbun material banjir berupa lumpur dan sampah. (**).













