Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Kata Walikota Festival Kuliner Kebhinekaan Jadikan Agenda Tahunan, Setiap Kecamatan Miliki Sentra UMKM

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berkomitmen menjadikan Festival Kuliner Kebhinekaan sebagai agenda tahunan, dan bila perlu dalam setiap event adakan acara semacam ini di adakan disetiap Kecamatan.

Ajang yang menampilkan beragam cita rasa kuliner dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini diharapkan mampu menjadi etalase potensi daerah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Walikota Depok, Supian Suri, saat memberikan sambutan pada Festival Kuliner Kebhinekaan di halaman Balai Kota, Jumat (22/8/2025).

Supian mengapresiasi Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) yang berkolaborasi dengan Dekranasda dan panitia HUT ke-80 RI dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Festival ini jangan hanya berhenti di tahun ini. Saya titip kepada Pak Sekda dan seluruh jajaran agar kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin setiap tahun,” ujar Supian.
“Jangan hanya di tingkat Kota saja, bila perlu di setiap Kecanatan harus ada, kalau nggak ada lahan kita beli, agar masyarakat di tingkat Kecamatan bisa menikmati kuliner kita,” tambah Supian.

Menurutnya, keberadaan festival kuliner bukan sekadar ajang promosi, tetapi juga sarana memperkenalkan aneka makanan khas Depok kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan potensi pasar lokal dengan jumlah penduduk lebih dari dua juta jiwa.

“Kalau masyarakat Depok mau mencintai produk kita sendiri, InsyaAllah UMKM kita bisa maju. Bahkan tanpa harus dijual ke luar kota, makanan khas Depok bisa laris manis di sini,” katanya.

Supian juga meminta agar setiap kecamatan memiliki sentra UMKM, sehingga promosi dan pemasaran produk lokal dapat berlangsung secara berkesinambungan. “Jangan sampai hanya satu pihak yang mendominasi. Ini harus diatur supaya semua pelaku usaha punya kesempatan yang sama,” ujarnya.

Festival Kuliner Kebhinekaan sendiri menghadirkan puluhan tenant kuliner dengan konsep yang menarik, termasuk area makan yang dibuat nyaman hingga malam hari. Berbagai hidangan favorit warga Depok tampak menjadi buruan pengunjung, mulai dari pecel, pempek, hingga menu unggulan lainnya.

“Ini bukan hanya ajang jualan, tetapi momentum untuk memperkenalkan kuliner Depok. Besoknya, orang bisa mencari kembali makanan yang mereka sukai di tempat aslinya,” ucapnya.

Supian pun berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat UMKM untuk terus berinovasi dan memperluas pasar. Ia juga membuka peluang bagi perangkat daerah untuk memesan makanan khas Depok dalam setiap kegiatan resmi.

“Festival ini adalah ikhtiar kita bersama. Mari kita dukung agar kuliner Depok semakin dikenal, menjadi kebanggaan, dan mampu bersaing,” pungkasnya. (**).