Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Kemenang Depok Apresiasi Pendidikan Karakter Bela Negara Investasi Bangsa, Pembinaan Madrasah Akan Dilakukan

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Kepala Kemenang H. Enjat Mujiat, S.Ag., M.H., menyampaikan apresiasi kebijakan Gubernur Jawa Barat dan Walikota Depok terkait pembinaan karakter anak-anak sekolah yang diharapkan dapat mencegah perilaku negatif seperti bullying, tawuran, dan kenakalan remaja lainnya.

Program Pendidikan Karakter dan Bela Negara yang digelar selama 10 hari di barak militer Divisi I Kostrad, Cilodong.

Enjat juga menyampaikan apresiasi kepada para instruktur dari TNI, khususnya Divisi Kostrad, yang menjalankan program dengan pendekatan humanis dan penuh kepedulian.

“Kita sudah memberikan imbauan kepada seluruh madrasah agar mengawasi penggunaan handphone, karena banyak digunakan untuk tawuran dan perilaku negatif lainnya,” kata Enjat, Senin (09/06/2025) usai pemotongan hewan kurban dilingkungan Kemenag.
“Kalau hanya sekadar bolos atau merokok, itu belum kriminal. Tapi kalau sudah melukai orang lain atau mencuri, itu sudah masuk ranah kriminal,” lanjutnya.

Kemenag Kota Depok juga mendukung penerapan jam belajar malam di Depok dengan memberikan pemahaman kepada orang tua dan seluruh madrasah agar anak-anak fokus pada belajar dan tidak keluar rumah di luar jam belajar.

“Kita ingin anak-anak ini memiliki karakter yang baik, taat kepada guru, orang tua, dan hukum. Hukum itu mengikat dan wajib ditaati oleh seluruh masyarakat,” tegasnya.

Dengan demikian, selain pemotongan hewan kurban, Kemenag Kota Depok berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam membina karakter generasi muda di Kota Depok.

Enjat, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membentuk generasi muda yang disiplin, beretika, dan memiliki semangat kebangsaan.

“Rata-rata anak-anak ini menghadapi persoalan serius di rumah dan lingkungan sosial. Pendidikan karakter di barak menjadi stimulus yang luar biasa untuk menyadarkan mereka akan potensi dan arah hidup yang lebih baik,” ujarnya.

Enjat mengungkapkan bahwa keberhasilan pendidikan karakter tidak hanya bergantung pada pelatihan, tetapi juga pada ketahanan keluarga.

“Ketahanan keluarga adalah kunci. Rumah harus menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak. Tanpa dukungan emosional dari keluarga, pembinaan di luar hanya akan berdampak sementara,” jelasnya.

“Membentuk karakter anak bangsa adalah tanggung jawab kolektif. Program ini menunjukkan kehadiran negara dalam mendampingi generasi muda. DPRD Depok akan terus mendorong kebijakan yang memperkuat pendidikan karakter,” tutupnya. (**).