Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Kemenbud Buka Akses Dukungan Festival, Inisiatif Komunitas Jadi Motor Diplomasi Budaya Indonesia

Festival Berbudaya dirancang bertahap, dimulai dari kegiatan berskala nasional sebelum mencapai puncak acara internasional pada akhir 2026.( Istimewa)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya membuka ruang dukungan bagi inisiatif festival berbasis komunitas sebagai strategi memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kancah global.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyatakan bahwa program-program kebudayaan yang diinisiasi masyarakat memiliki peran penting dalam membangun ekosistem budaya yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kementerian pada prinsipnya mendukung berbagai inisiatif komunitas. Namun, dukungan tersebut tetap melalui mekanisme yang terukur, termasuk kesiapan konsep, tata kelola, dan dampak program,” ujar Fadli dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima audiensi penyelenggara Festival Berbudaya, yang digagas komunitas sebagai wadah kolaborasi lintas negara di bidang kebudayaan.

Festival Berbudaya dirancang bertahap, dimulai dari kegiatan berskala nasional sebelum mencapai puncak acara internasional pada akhir 2026. Agenda awal meliputi pertunjukan musik, pameran karya budaya, hingga pelibatan pelaku UMKM dalam ekosistem kegiatan.

Kementerian Kebudayaan juga menyoroti sejumlah skema dukungan yang dapat dimanfaatkan komunitas, seperti program Manajemen Talenta Nasional (MTN), fasilitasi ekosistem festival, hingga pendanaan berbasis kurasi.

Menurut Fadli, pendekatan ini penting untuk memastikan setiap program tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi penguatan budaya nasional.

“Kami ingin memastikan setiap inisiatif yang didukung memiliki keberlanjutan dan mampu memperluas jejaring diplomasi budaya Indonesia,” katanya.

Sementara itu, perwakilan penyelenggara Festival Berbudaya, Fakhri Bagus Pratama, menyebut festival ini diharapkan menjadi platform strategis bagi pelaku budaya dari dalam dan luar negeri.

Ia menilai kolaborasi lintas negara melalui festival budaya dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat kegiatan budaya yang terbuka dan kompetitif di tingkat global.

“Kami berharap festival ini menjadi ruang kolaborasi internasional sekaligus memperkuat citra Indonesia dalam jejaring budaya dunia,” ujar Fakhri.

Kementerian Kebudayaan menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan komunitas, pelaku seni, dan pemangku kepentingan lainnya sebagai bagian dari strategi memperluas diplomasi budaya Indonesia secara berkelanjutan.