Depok || Radarpost.id
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru ini bukan hanya soal mengenal guru, teman baru, dan lingkungan sekolah.
Akan tetapi Ratusan siswa-siswi baru di SMK Pelita Kesehatan Ilmu Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, mendapat bekal penting tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana dari UPT Dinas Pemadam Kebakaran ( Disdamkar) dan Penyelamatan Bojongsari.
Kegiatan edukasi dan simulasi pencegahan kebakaran yang digelar Tim UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari, di terima langsung Kepala Sekolah SMK Pelita Ilmu Bojongsari Irma Dewi, S.ST., Bdn., MKM, pada Rabu, (15/7/2026).
Lewat edukasi bermaterikan membangun kesiap siagaan bencana di lingkungan Sekolah, para siswa-siswi dikenalkan cara menghadapi situasi darurat, mulai dari mengenali potensi bencana hingga langkah penyelamatan diri jika terjadi kebakaran dan gempa bumi di lingkungan sekolah.
Kepala UPT Disdamkar dan Penyelamatan Sawangan/Bojongsari Munadi, SE, mengatakan pembekalan ini penting agar siswa-siswi memiliki kesadaran sejak dini dan tidak panik ketika menghadapi kondisi darurat.
“Kami mengenalkan konsep Sekolah kesiapan dini sekaligus memberikan pemahaman tentang langkah yang harus dilakukan apabila terjadi bencana kebakaran di lingkungan sekolah,” ujar Munadi saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (16/7/2026) kemaren.
Menurut Munadi, budaya sadar bencana kebakaran perlu dibangun sejak awal masa sekolah. Tidak hanya siswa-siswi, guru dan seluruh warga sekolah lainnya juga perlu memiliki pemahaman yang sama agar proses evakuasi dapat berlangsung cepat, tertib, dan aman.
Program ini juga mendukung arahan bapak Walikota Depok terkait Satuan Pendidikan Aman dari Bencana dan Kebakaran. Hal ini mendorong setiap sekolah memiliki sistem kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana.
“Harapannya, guru, siswa-siswi, dan seluruh warga sekolah semakin peduli terhadap kebencanaan kebakaran sehingga sekolah benar-benar menjadi Sekolah Tangguh Bencana,” katanya.
Selama kegiatan, siswa-siswi mendapat materi mengenai prosedur penyelamatan diri saat akan terjadi kebakaran di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan.
Kemudian diajarkan langkah sederhana namun penting, dengan tugas dan fungsi pemadam kebakaran, serta peralatan operasional yang digunakan dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan, serta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya keselamatan kebakaran sejak dini.
“Seperti melindungi diri ketika terjadi kebakaran, tetap tenang, hingga melakukan evakuasi menuju titik kumpul sesuai jalur yang telah ditentukan.
Agar materi lebih mudah dipahami, UPT Disdamkar dan Penyelamatan Bojongsari juga menggelar simulasi kebencanaan.
Adanya pelatihan tersebut, para siswa-siswi diharapkan dapat merasakan langsung cara merespons keadaan darurat dengan benar.
Munadi, berharap edukasi sejak masa MPLS ini mampu membentuk generasi muda yang lebih sigap, tangguh, dan tidak mudah panik saat menghadapi bencana kebakaran di lingkungan sekolah. (**).













