Depok || Radarpost.id
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Depok memulai perencanaan pembangunan gedung kantor baru. Rencana ini ditandai dengan dilakukannya peninjauan lapangan di kawasan Masjid Terminal Jatijajar, Kota Depok, Senin (20/7/2026) lalu.
Peninjauan lapangan ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Bidang Aset Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Depok, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Depok, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Depok, hingga tim konsultan perencanaan pembangunan.
“Senin (20/7) kemarin, kami telah memulai pelaksanaan pekerjaan jasa konsultansi perencanaan pembangunan gedung kantor. Ini sebagai langkah awal dalam mewujudkan kantor yang representative, dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Kepala Kemenhaj Kota Depok, Fauzan, Minggu (26/7/2026).
Pada kesempatan itu juga, sambungnya, turut juga dilaksanakan pengukuran bidang tanah seluas 193 meter persegi, yang diproyeksikan menjadi titik lokasi berdirinya bangunan baru untujk Kantor Kemenhaj Kota Depok.
“Tahapan awal yang tengah dilaksanakan saat ini meliputi beberapa aspek. Dari peninjauan lapangan, pengumpulan data primer dan pendukung, identifikasi kondisi eksisting lahan, koordinasi dengan pihak terkait, hingga penyusunan konsep perencanaan bangunan dan lingkungan,” jelasnya.
Fauzan menambahkan, pengumpulan data primer ini sangat penting sebagai dasar dalam penyusunan perencanaan yang komprehensif, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan operasional pelayanan haji dan umrah di Kota Depok.
“Melalui proses perencanaan yang matang, diharapkan pembangunan kantor ini dapat menghadirkan fasilitas yang nyaman, modern, dan mendukung pelayanan yang semakin optimal bagi masyarakat,” kata Fauzan.
Terkait dengan kapan realisasi pembangunan fisiknya, Fauzan mengatakan, bahwa tahun ini pihaknya hanya akan berfokus pada pematangan desain dan konsep dari lahan yang tersedia. Pelaksanaannya, direncanakan mulai digarap pada tahun depan.
“Tahap saat ini baru pada pengukuran dan perencanaan, Insya Allah pembangunannya akan mulai digarap pada tahun depan (2027) jika tidak ada kendala,” kata Fauzan.
“Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat, agar proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan nanti dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” tutupnya.(**).













