|| JAKARTA || RADARPOST.ID ||
Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi nyata untuk masyarakat, kali ini melalui program rumah subsidi yang menyasar para guru dan pekerja lintas profesi. Dalam peringatan Hari Buruh Nasional, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait bersama Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Komisioner BP Tapera Imanuel Ebenezer, dan perwakilan Bank BTN hadir memberikan dukungan penuh terhadap program ini.

Maruarar Sirait menyampaikan bahwa kolaborasi lintas kementerian dan lembaga menjadi kunci menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. “Kita ingin jadikan ini sebagai momentum memperkuat kolaborasi. Di tengah ketidakpastian global dan perubahan demografi, negara harus hadir memberikan solusi, salah satunya melalui penyediaan rumah subsidi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa program ini tidak hanya menyasar guru, namun juga telah mencakup profesi lain seperti bidan, perawat, dan bahkan akan diperluas ke kalangan petani, nelayan, sopir, hingga asisten rumah tangga.

Salah satu wujud nyata dari program ini adalah akad massal rumah subsidi yang berlangsung serentak di lima kota: Batam, Pasuruan, Batang, Palembang, dan Makassar. Program ini mendapat dukungan penuh dari serikat buruh dan pekerja di masing-masing wilayah.
“Ini bukan sekadar program, tapi bentuk kehadiran negara. Kami tidak ingin hanya melakukan seremoni ground breaking, tapi langsung serah kunci,” tambah Maruarar.
Dengan cicilan sekitar Rp1 juta per bulan yang sudah termasuk asuransi jiwa dan kebakaran, program ini diharapkan mampu menjangkau segmen pekerja berpenghasilan rendah yang selama ini kesulitan mengakses perumahan.
Pemerintah juga menargetkan peningkatan signifikan kuota FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) tahun ini. Bahkan, Presiden Prabowo direncanakan akan hadir dalam momentum penyerahan rumah secara simbolis ke depan sebagai bentuk dukungan langsung dari pemerintah pusat.
“Kerja sama ini sangat produktif dan nyata. Kami ingin tunjukkan bahwa pemerintah serius menuntaskan pekerjaan rumah penyediaan perumahan layak untuk seluruh rakyat,” pungkas Maruarar.













