Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Menag: Revitalisasi Madrasah Jadi Upaya Hadirkan Lingkungan Belajar yang Nyaman

Menteri Agama menegaskan revitalisasi madrasah yang dilakukan pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa dan guru.(Dok Menag).
banner 120x600

Bogor|| Radarpost.id

Menteri Agama menegaskan revitalisasi madrasah yang dilakukan pemerintah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa dan guru.

Hal itu disampaikan Menag saat meninjau hasil revitalisasi di MTsN 1 Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu.

“Pemerintah, dalam hal ini Presiden Prabowo, benar-benar memberikan perhatian terhadap pendidikan. Semuanya diberikan prioritas agar anak-anak senang belajar, guru senang mengajar, dan masyarakat puas dengan hasilnya,” kata Nasaruddin Umar.

Menurut Menag, kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Karena itu, madrasah menjadi bagian penting dalam agenda pembangunan pendidikan nasional.

Ia mengatakan program revitalisasi madrasah diharapkan mampu menghadirkan ruang belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran.

Dalam kunjungan tersebut, Menag juga berbincang dengan sejumlah siswa MTsN 1 Kota Bogor yang kini mulai menempati ruang kelas baru hasil revitalisasi.

Salah seorang siswa kelas VII, Asyila, mengaku senang dengan kondisi gedung yang kini lebih baik dibanding sebelumnya.

“Lebih tenang belajarnya, tidak khawatir bocor lagi,” ujar Asyila saat berbincang dengan Menag.

Revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Madrasah yang dijalankan pemerintah.

Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Kuswara menjelaskan proyek revitalisasi tersebut didukung anggaran sekitar Rp5,5 miliar untuk pekerjaan fisik dan pengadaan mebel.

Saat ini progres pembangunan disebut telah mencapai sekitar 90 persen dengan total 23 ruang kelas yang direvitalisasi.

“Sebelas ruang kelas sudah selesai dan digunakan, sementara sisanya sedang tahap penyelesaian akhir. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada 21 Juni 2026,” kata Kuswara.

Turut hadir dalam peninjauan revitalisasi tersebut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan , Wali Kota , serta jajaran Kementerian Agama dan Pemerintah Kota Bogor.