Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Ngaji Al Hikam dan Santunan 945 Anak Yatim Semarakkan Tahun Baru Islam di Depok

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Pemerintah Kota Depok menggelar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Depok berlangsung khidmat dan sarat nilai kebersamaan, berlangsung di Masjid Jami Baitul Kamal, kompleks Balai Kota Depok.

kegiatan keagamaan yang memadukan kajian keislaman dengan kepedulian sosial terhadap sesama.

Salah satu agenda utama dalam peringatan tersebut adalah penyaluran bantuan kepada 945 anak yatim yang tersebar di 63 kelurahan se-Kota Depok.

Masing-masing kelurahan diwakili oleh 15 anak yang mendapatkan santunan uang tunai sebesar Rp250 ribu serta paket perlengkapan sekolah untuk menunjang kebutuhan belajar mereka. PanduanKota & Daerah

Program sosial ini terwujud berkat kolaborasi antara Pemkot Depok dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok. Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus dorongan semangat bagi anak-anak yatim dalam menyambut tahun baru Hijriah.

Wali Kota Depok, Dr. H. Supian Suri, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para kiai, ustadz, dan jemaah yang hadir memadati lokasi.

Supian mengungkapkan bahwa meskipun persiapan acara tergolong singkat dan mendadak, rangkaian kegiatan tetap dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan penuh makna.
“Saya berterima kasih kepada para kiai, para ustaz dan jamaah yang bisa hadir pada kesempatan hari ini. Walaupun waktunya relatif mendadak, kita tetap bisa melaksanakan peringatan Tahun Baru Islam. Di dalamnya ada perhatian untuk anak-anak kita, anak-anak yatim dengan dukungan Baznas juga dari pemerintah kota,” ucap H. Supian Suri.

Selain penyerahan santunan, acara juga dirangkaikan dengan agenda rutin bulanan Pemkot Depok, yaitu Ngaji Al-Hikam yang membedah Kitab Syarah Al-Hikam.

“Sebetulnya kita secara rutin melaksanakan Ngaji Al Hikam. Pada kesempatan sore hari ini, Pak Kiai Ma’ruf Amin mohon maaf tidak bisa hadir karena beliau sedang sakit,” kata Supian.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai spiritual dan mempererat tali silaturahmi antarwarga serta jajaran pemerintah.

Meski pengisi utama kajian, Kiai Ma’ruf Amin, berhalangan hadir karena kondisi kesehatan yang kurang fit, acara tetap berlangsung lancar. Para jemaah turut memanjatkan doa bersama agar beliau diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali memimpin kajian keagamaan di masa mendatang.

“Kegiatan ini tetap kita laksanakan. Mudah-mudahan beliau cepat sehat dan bisa terus beraktivitas, berdakwah, termasuk memimpin Ngaji Al Hikam yang dilaksanakan setiap bulan sekali,” tandasnya. (**).