Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Lapas Cipinang Perketat Keamanan, Cegah Narkoba dan Penipuan

Jajaran pengamanan Lapas Kelas I Cipinang membangun komunikasi langsung dengan warga binaan di Blok E dan Blok B sebagai langkah deteksi dini mencegah narkoba.(Jaenal)

Jakarta // Radarpost.id

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang memperkuat keamanan dan ketertiban dengan mengedepankan pendekatan tegas, preventif, sekaligus humanis.

Langkah tersebut dilakukan jajaran pengamanan dengan turun langsung dan membangun komunikasi bersama warga binaan di Blok E dan Blok B Lapas Cipinang, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, terutama peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal hingga praktik penipuan dengan berbagai modus.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas I Cipinang, Fajar Teguh Wibowo, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani.

Menurut Fajar, petugas tidak boleh hanya hadir ketika terjadi pelanggaran. Komunikasi dengan warga binaan harus dibangun sejak awal agar berbagai persoalan dapat diketahui dan dicegah sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.

“Arahan Bapak Kalapas kepada kami adalah menjaga keamanan dengan tetap mengedepankan pendekatan yang tegas, preventif, dan humanis. Petugas harus hadir di tengah warga binaan, bukan hanya ketika terjadi pelanggaran,” ujar Fajar.

Ia menambahkan, komunikasi secara langsung juga menjadi ruang bagi warga binaan untuk menyampaikan keluhan maupun informasi yang berkaitan dengan kondisi di blok hunian.

“Kami ingin setiap persoalan, keluhan, maupun potensi gangguan dapat diketahui dan dicegah lebih cepat,” katanya.

Pendekatan tersebut mendapat respons positif dari salah seorang warga binaan. Menurutnya, kehadiran petugas secara langsung membuat komunikasi terasa lebih terbuka.

“Kami merasa lebih dekat ketika petugas datang langsung, menyapa, dan memberi kesempatan untuk berbicara. Jadi bukan hanya diingatkan tentang aturan, tetapi kami juga merasa didengar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, warga binaan kembali diingatkan agar tidak memiliki maupun menggunakan handphone ilegal.

Mereka juga diingatkan untuk tidak terlibat dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta berbagai praktik penipuan.

Lapas Cipinang menegaskan setiap pelanggaran akan diperiksa dan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, penyampaian informasi melalui petugas dan kanal pengaduan resmi terus diperkuat untuk membantu proses deteksi dini.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan keamanan dan ketertiban tidak cukup hanya dilakukan melalui pengawasan.

Menurutnya, komunikasi dan kehadiran petugas sebagai pembina juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kondisi lapas yang aman dan kondusif.

“Petugas harus tegas terhadap pelanggaran, tetapi juga hadir sebagai pembina yang mau mendengar dan memberi jalan penyelesaian,” tegas Syarpani.

Ia berharap komunikasi langsung dengan warga binaan dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga berbagai persoalan bisa diketahui lebih cepat.

“Saya berharap komunikasi seperti ini terus dibangun agar persoalan dapat diketahui lebih cepat, dicegah lebih awal, dan lingkungan pembinaan tetap aman serta kondusif,” ujarnya.

Penguatan keamanan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan peredaran narkoba dan pencegahan pelaku penipuan dengan berbagai modus di lingkungan lapas.

Ke depan, kegiatan serupa akan dilakukan secara bertahap di seluruh blok hunian Lapas Cipinang.

Peningkatan kontrol, deteksi dini, komunikasi dengan warga binaan serta penindakan terukur akan terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Dengan pola tersebut, Lapas Cipinang berupaya menjadikan keamanan bukan sekadar pengawasan, tetapi juga bagian dari proses pembinaan yang tegas, terbuka dan humanis.