Depok || Radarpost.id
Atmosfer luar biasa mewarnai kompetisi resmi yang di selenggarakan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Depok dalam ajang Liga Jabar Istimewa U-10 dan U-12 di Stadion Kukusan dan HW Baji Timur Kecamatan Beji Kota Depok.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembinaan sepak bola usia dini sekaligus panggung lahirnya talenta-talenta muda potensial.
Ketua Panitia Bidang Pertandingan PSSI Kota Depok Adi Zein menjelaskan, kompetisi ini di ikuti oleh masing-masing di dua lokasi berbeda
25 peserta Beji Timur dan 29 tim di lapangan Kukusan.
“Alhamdulillah, pertandingan hari pertama ini sangat luar biasa antusias warga dan orang tua, pertandingan hari ini kategori U-10, dan U-12,” kata Zein, Sabtu (9/5) 2026).
Zein menyampaikan, bahwa jumlah peserta cukup besar. Untuk katagori U-10 akan digelar pada tanggal 9 Mei 2026 dan U-12 tanggal 10 dan 12 Mei 2026.
“Peserta U-10 berjumlah 25 tim yang dibagi ke dalam 6 grup, kemudian dilanjutkan ke babak 8 besar, semifinal, dan final,” katanya.

Untuk kategori U-12, ia menjelaskan, peserta U-12 berjumlah 29 tim dan dibagi ke dalam 8 grup, lalu masuk ke babak 16 besar hingga final.
Sementara kategori U14 diikuti oleh 19 tim dan masih menunggu regulasi resmi untuk jadwal pertandingan.
“Pelaksanaan pertandingan akan digelar di Lapangan Sepak Bola Kukusan dan Beji Timur,” ujar Zein.
Menariknya, tim terbaik dari tiap kategori akan melaju ke tingkat regional untuk melanjutkan perjuangan mereka.
“Kompetisi ini bukan hanya soal meraih juara, tetapi bagaimana anak-anak belajar berkompetisi secara sehat, menjunjung tinggi sportivitas serta membangun mental bertanding sejak dini,” ujarnya.
Selain menjadi ajang bergengsi perebutan Piala Walikota Depok, liga ini juga berfungsi sebagai wadah strategis dalam menjaring bibit-bibit unggul yang kelak di harapkan mampu mengharumkan nama Kota Depok di kancah yang lebih tinggi.
“Saya sebagai Panitia bidang Pertandingan PSSI Kota Depok dan jajaran Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh klub dan orang hadir meramaikan event tersebut,” ucap Zein.

Sementara itu Ketua PSSI Kota Depok, Meiyadi Rakasiwi, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjalankan program pembinaan sepak bola usia dini.
“Semangat dan antusias PSSI Kota Depok melaksanakan program kerja PSSI Provinsi Jawa Barat terus berjalan,” ujarnya.
Meiyadi mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dia menegaskan, pembinaan usia dini merupakan fondasi utama dalam mencetak atlet berkualitas.
“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Depok bapak Walikota H. Supian Suri sangat mendukung kegiatan seperti ini. Selain menjadi ajang kompetisi, juga menjadi sarana pembentukan karakter, disiplin serta kerja sama tim bagi anak-anak. Harapannya, dari sini akan lahir talenta-talenta hebat yang bisa mengharumkan nama daerah,” ungkapnya.
Melalui kompetisi berjenjang dan berkelanjutan seperti ini, PSSI Kota Depok menunjukkan komitmennya dalam memajukan sepak bola, di mulai dari pembinaan usia muda yang terarah, sistematis dan penuh semangat sportivitas.
“Dari ajang ini akan lahir pemain-pemain muda berbakat yang tidak hanya mampu membawa nama baik Kota Depok di tingkat regional maupun nasional,” ucap Meiyadi.
“Mereka juga berkesempatan menembus level yang lebih tinggi hingga memperkuat tim profesional, bahkan menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia di masa depan,” tutupnya. (**).













