Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Menag Nasaruddin Umar Tekankan Etos Kerja dan Integritas ASN pada Momentum Halal Bihalal

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya menjaga etos kerja dan integritas aparatur sipil negara (ASN) dalam momentum halal bihalal Kementerian Agama. ( Istimewa).
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya menjaga etos kerja dan integritas aparatur sipil negara (ASN) dalam momentum halal bihalal Kementerian Agama yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, Selasa.

Menurut Menag, halal bihalal tidak sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi momen strategis untuk saling memaafkan dan melepaskan beban moral agar kinerja ASN semakin optimal.

“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi momentum untuk membersihkan diri, baik hubungan dengan Allah maupun dengan sesama manusia,” ujar Nasaruddin Umar.

Ia menjelaskan, setelah menjalani ibadah Ramadan, umat Islam diyakini telah memperoleh ampunan dari Allah SWT. Namun, hubungan antarmanusia tetap perlu diselesaikan melalui sikap saling memaafkan.

“Dengan menyelesaikan hubungan antarsesama, tidak ada lagi beban rasa bersalah yang dapat menghambat kinerja,” katanya.

Menag menambahkan, beban psikologis seperti rasa bersalah dapat berdampak pada produktivitas ASN. Oleh karena itu, momentum halal bihalal diharapkan menjadi titik awal untuk kembali bekerja dengan hati yang bersih dan penuh tanggung jawab.

“Kalau kita masih menyimpan beban, kita tidak bisa bekerja maksimal. Hari ini kita mulai dengan hati yang bersih agar amanah dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin, serta sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Kementerian Agama.

Hadir pula sejumlah tokoh yang pernah menjabat di Kementerian Agama, antara lain Lukman Hakim Saifuddin, Zainut Tauhid Sa’adi, Rahmat Dasuki, Bahrul Hayat, dan Nur Kholis Setiawan.

Dalam kesempatan itu, Menag juga mengajak seluruh jajaran untuk menghargai kontribusi para pendahulu yang telah membangun fondasi institusi.

“Kita melanjutkan, bukan memulai dari nol. Apa yang kita nikmati hari ini merupakan hasil kerja keras para pendahulu,” katanya.

Menag turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran dan masyarakat atas berbagai kekurangan dalam pelayanan Kementerian Agama.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan pimpinan Kementerian Agama, kami memohon maaf lahir dan batin. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Melalui momentum halal bihalal ini, Kementerian Agama berharap seluruh ASN semakin solid, profesional, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.