Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Pemkot Jakarta Timur Wajibkan ASN Pilah Sampah dari Kantor, Dimulai dari 100 Peserta Sosialisasi

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur terus memperkuat komitmen pengurangan sampah dari sumber.( Ist)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur terus memperkuat komitmen pengurangan sampah dari sumber. Salah satu langkah konkretnya dilakukan melalui sosialisasi pemilahan sampah di lingkungan Gedung Perkantoran Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (13/4/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Serbaguna Bambu Apus ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Timur Fauzi serta Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur Julius Monangta.

Wali Kota Jakarta Timur mengatakan, sosialisasi ini menjadi langkah awal penerapan pemilahan sampah secara menyeluruh di lingkungan kantor wali kota. Ia menegaskan, setiap ruangan nantinya wajib memilah sampah secara mandiri sejak dari sumbernya.

“Selama ini kita gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sudah seharusnya lingkungan kantor kita juga menjadi contoh dalam penerapan pemilahan sampah,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, program ini melibatkan seluruh kepala Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), hingga petugas kebersihan di masing-masing ruangan. Dengan begitu, sampah yang dihasilkan di lingkungan kantor wali kota sudah dalam kondisi terpilah sebelum diangkut.

Ke depan, Pemkot Jakarta Timur akan mendistribusikan standar operasional prosedur (SOP) pengelolaan sampah, mulai dari tingkat ruangan hingga proses pengangkutan ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Hal ini bertujuan agar petugas hanya perlu mengangkut sampah sesuai jenisnya, baik organik maupun anorganik.

Tak hanya itu, Wali Kota juga menegaskan akan menerbitkan instruksi khusus bagi seluruh ASN. Instruksi tersebut mendorong pengurangan sampah dari sumber, seperti penggunaan botol minum pribadi (tumbler) serta kebiasaan membuang sampah sesuai jenisnya usai kegiatan, termasuk rapat.

Untuk mendukung implementasi, Pemkot Jakarta Timur akan melakukan konsolidasi sarana dan prasarana dalam sepekan ke depan. Termasuk menggandeng Baznas Bazis Jakarta Timur untuk penyediaan tempat sampah terpilah di setiap ruangan.

“Saya minta dalam satu minggu ini dilakukan konsolidasi kesiapan sarana dan prasarana. Setelah itu, program ini langsung kita jalankan secara konsisten,” tegasnya.