Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Pemkot Jaktim Gelar Try Out KJP UTBK, 30 Siswa Disiapkan Ikuti Program Intensif Tembus PTN

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, secara resmi membuka kegiatan tersebut di Kantor Yayasan Indonesia Pintar Berkeadilan Sosial, Jalan Kayu Putih VII, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa.( Ist)
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar Try Out Kartu Jakarta Pintar (KJP) Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) bagi siswa penerima KJP sebagai upaya meningkatkan peluang lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, secara resmi membuka kegiatan tersebut di Kantor Yayasan Indonesia Pintar Berkeadilan Sosial, Jalan Kayu Putih VII, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa.

Munjirin mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program lanjutan hasil kolaborasi antara Pemkot Jakarta Timur dan Yayasan Indonesia Pintar Berkeadilan Sosial melalui program Intensif Naiju. Program ini menjadi pelaksanaan kedua try out KJP UTBK pada 2026.

“Program ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa penerima KJP agar memiliki daya saing dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri,” kata Munjirin.

Ia menjelaskan, peserta dengan nilai tertinggi dalam try out akan mengikuti bimbingan lanjutan melalui program intensif selama 21 hari. Sebanyak 30 siswa terpilih dari berbagai SMA Negeri di Jakarta Timur akan mendapatkan pembinaan tersebut.

Menurut dia, sebelumnya sebanyak 15 siswa telah lolos ke PTN melalui jalur undangan. Dengan adanya program ini, jumlah tersebut diharapkan meningkat.

“Yang sudah lolos melalui jalur undangan ada 15 siswa. Melalui program ini, jumlahnya bertambah menjadi 30 siswa. Kami berharap seluruh peserta dapat menembus perguruan tinggi negeri,” ujarnya.

Munjirin menambahkan, program tersebut diharapkan dapat terus berlanjut dan dikembangkan menjadi kebijakan di tingkat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sementara itu, Pembina Yayasan Indonesia Pintar Berkeadilan Sosial, Taufik Hidayat Rendusara, menyampaikan bahwa capaian peserta dalam try out menunjukkan hasil yang menggembirakan dengan nilai rata-rata mencapai 700.

Ia menegaskan, seluruh peserta mendapatkan fasilitas bimbingan secara gratis melalui program Intensif Naiju yang didanai penuh oleh yayasan.

“Program intensif ini kami berikan secara gratis 100 persen agar siswa memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing masuk perguruan tinggi negeri,” kata Taufik.

Ia berharap program tersebut dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah sehingga ke depan bisa masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027.

Dengan adanya program ini, Pemkot Jakarta Timur menargetkan peningkatan jumlah siswa penerima KJP yang berhasil menembus perguruan tinggi negeri melalui jalur seleksi nasional.