Jakarta Selatan|| Radarpost.id
Upaya menanamkan nilai kepedulian sosial kepada generasi muda terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif. Salah satunya lewat penyuluhan zakat yang digelar di SMP Negeri 37 Jakarta, Jalan Taman Wijaya Kusuma I No. 8, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 40 siswa yang tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian materi. Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya zakat sebagai salah satu rukun Islam yang memiliki peran besar dalam membantu kesejahteraan sosial masyarakat.
Dalam kegiatan itu, para peserta mendapatkan penjelasan tentang pengertian zakat, jenis-jenis zakat, manfaat zakat, hingga pentingnya membangun budaya berbagi sejak usia dini. Materi disampaikan secara interaktif sehingga para siswa dapat memahami konsep zakat dengan lebih mudah.
Dalam hal ini, zakat tidak hanya menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta mengurangi kesenjangan ekonomi.
“Melalui zakat, kita diajarkan untuk peduli terhadap sesama dan membangun kebiasaan berbagi sejak kecil,” ujarnya.
Tak hanya membahas teori, siswa juga diajak memahami penerapan nilai-nilai zakat dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari berbagi dengan teman yang membutuhkan, bersedekah, hingga aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan sekitar.
Suasana penyuluhan berlangsung hangat dan interaktif. Para siswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait tata cara pembayaran zakat, golongan penerima zakat, hingga perbedaan zakat dan sedekah. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan besarnya minat siswa terhadap materi yang disampaikan.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan edukasi tersebut karena dinilai mampu membantu pembentukan karakter peserta didik yang peduli, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran sosial tinggi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya memahami zakat secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.
Usai kegiatan ini, penyuluhan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, pihak sekolah, dan seluruh peserta sebagai bentuk dokumentasi sekaligus komitmen bersama untuk terus menumbuhkan semangat berbagi di kalangan generasi muda.













