|| BEKASI || RADAR POST.ID ||
Dalam nuansa penuh syukur dan kehangatan, Hj. Merry Hani Rustam menggelar Tasyakuran Milad yang dikemas dengan tema budaya Pesona Kreasi Palembang Berkebaya dan Bersongket di Hotel Horison, Bekasi. Acara meriah ini menjadi ajang istimewa bagi Persatuan Wanita Palembang (PWP), khususnya cabang Bekasi, untuk menampilkan kekayaan budaya Palembang melalui busana adat dan semangat kebersamaan.

“Alhamdulillah, hari ini bukan hanya momen milad saya, tetapi juga ajang bersyukur dan berbagi dalam kebersamaan. Semoga hari ini dan hari-hari ke depan membawa keberkahan untuk kita semua,” ujar Hj. Merry dalam sambutannya.
Sejumlah tokoh penting turut hadir memeriahkan acara, di antaranya Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, serta para ketua cabang PWP dari Jakarta, Lampung, Bengkulu, dan berbagai wilayah lainnya. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap agenda tahunan PWP yang sarat nilai budaya dan solidaritas.

Lebih dari sekadar perayaan ulang tahun pribadi, tasyakuran ini juga menjadi bagian dari program rutin Persatuan Wanita Palembang Sumatera Selatan (PWP-SS). Dalam suasana akrab dan kekeluargaan, Hj. Merry membagikan kisah hidup dan rasa syukurnya atas perjalanan yang telah ia tempuh.
“Saya sejak kecil bermimpi menjadi seorang pemimpin, dan doa ibu saya menjadi penyemangat utama. Hari ini, saya merasa sangat diberkahi karena bisa berbagi kebahagiaan dengan banyak orang,” ujarnya dengan haru.
Kemeriahan acara bertambah saat salah satu anggota PWP Official, Ibu Riza—seorang kreator konten TikTok yang dikenal luas di media sosial—memberikan kejutan manis yang membuat suasana semakin hangat dan akrab.
Tak hanya itu, tasyakuran milad ini juga dimeriahkan oleh penampilan spesial seorang penyanyi bule yang hadir secara langsung dan membawakan lagu-lagu penuh semangat. Kehadirannya memberikan warna tersendiri dalam perayaan budaya dan membuat para tamu undangan terpukau.

Meski banyak artis turut diundang, Hj. Merry memilih konsep acara yang lebih privat untuk menjaga kekhusyukan dan kehangatan. Ia berharap momen ini menjadi inspirasi bahwa makna kesuksesan tidak terletak pada kemewahan, melainkan pada kemampuan berbagi dan memberi manfaat kepada sesama.
“Saya hanya ingin dikenang lewat kebaikan. Doa saya satu: semoga kelak saat saya tiada, orang-orang masih mendoakan dan mengenang saya dalam kebaikan,” pungkasnya dengan penuh haru.
Acara ini membuktikan bahwa perpaduan antara tradisi, rasa syukur, dan kebersamaan bisa menjadi fondasi kuat bagi perempuan dalam berkarya dan menginspirasi.













