Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Tingkatkan Kompetensi dan Integritas SDM untuk Dukung Transformasi Bisnis

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Tingkatkan Kompetensi dan Integritas SDM untuk Dukung Transformasi Bisnis
PT Pelindo Sinergi Lokaseva Tingkatkan Kompetensi dan Integritas SDM untuk Dukung Transformasi Bisnis
banner 120x600

Jakarta || Radarpost.id

PT Pelindo Sinergi Lokaseva (SPSL) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama dalam mendukung transformasi bisnis perusahaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui berbagai program pengembangan talenta, peningkatan kompetensi, penguatan budaya kerja, hingga implementasi budaya integritas di lingkungan perusahaan.

Langkah ini sejalan dengan arah pembangunan nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menempatkan penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas strategis menuju Indonesia Emas 2045.

Di tengah dinamika industri maritim dan logistik nasional yang terus berkembang, SPSL memandang talenta yang unggul, adaptif, profesional, dan berdaya saing sebagai fondasi penting untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Sepanjang triwulan pertama 2026, SPSL memperkuat program pengembangan SDM melalui pelaksanaan asesmen kompetensi internal bagi pekerja level BoD-4 (Pratama A/B) dan BoD-5 (Pelaksana) di lingkungan Pelindo Group. Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan kesiapan talenta yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan bisnis perusahaan.

Selain itu, perusahaan juga telah menyusun Learning and Development Calendar 2026 sebagai panduan pengembangan kompetensi pekerja secara terarah dan berkelanjutan.

Sebagai bagian dari peningkatan kapabilitas profesional, SPSL turut melaksanakan pelatihan dan sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) Tingkat Dasar yang diikuti para pekerja pada awal Maret 2026.

Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko SPSL, Herman Susilo, mengatakan penguatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus utama perusahaan dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang.

“Transformasi bisnis hanya dapat berjalan optimal apabila didukung oleh sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan memiliki semangat untuk terus berkembang. Karena itu, perusahaan terus menghadirkan berbagai program pengembangan kompetensi yang terstruktur agar insan perusahaan mampu menjawab kebutuhan bisnis saat ini maupun di masa depan,” ujarnya.

Perkuat Budaya Adaptif dan Integritas Perusahaan

Tak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi teknis, SPSL juga terus memperkuat budaya kerja yang adaptif melalui pelaksanaan program Sharing Session serta implementasi program Change Catalyst 2026 melalui sistem Culture Management System (CMS).

Program tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya budaya kerja yang lebih kolaboratif, inovatif, dan adaptif di seluruh lini perusahaan.

Sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang profesional, transparan, dan berintegritas, SPSL juga telah menyelesaikan penandatanganan Pakta Integritas 2026 oleh seluruh pekerja.

Langkah tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari fraud maupun benturan kepentingan.

Komitmen perusahaan terhadap budaya integritas turut diperkuat melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016, pembentukan Fungsi Kepatuhan Anti Penyuapan (FKAP), serta sosialisasi berkelanjutan terkait kebijakan No Bribery, No Kickback, No Gift, dan No Luxurious Hospitality kepada seluruh pekerja, anak perusahaan, hingga perusahaan afiliasi.

Untuk memastikan implementasi berjalan efektif, perusahaan juga secara rutin melaksanakan audit berkala dengan melibatkan lembaga sertifikasi independen berstandar internasional.

Herman menegaskan, perusahaan percaya bahwa talenta unggul harus berjalan beriringan dengan integritas yang kuat guna menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Kami ingin membangun ekosistem kerja yang tidak hanya berorientasi pada kinerja, tetapi juga menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan tata kelola perusahaan yang baik. Dengan SDM yang kompeten dan berintegritas, SPSL optimistis dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi penguatan ekosistem logistik nasional,” tutupnya.