Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Public Speaking, Storytelling, dan Akting Jadi Senjata Generasi Muda, Pesan Rama Sastra Negara di ADUJAK GenRe 2026

banner 120x600

RADARPOST.id||KOTA BOGOR 

Kemampuan public speaking, storytelling, teknik akting, berpikir kritis, autentik, dan percaya diri menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan di era digital. Hal itu disampaikan praktisi komunikasi sekaligus pelatih public speaking, Rama Sastra Negara, saat menjadi dewan juri pada Apresiasi Duta dan Ajang Kreativitas Generasi Berencana (ADUJAK) GenRe Kota Bogor 2026 yang digelar di Gedung Graha Pakuan Siliwangi, Rabu (8/7/2026).

Di hadapan para finalis, Rama mengingatkan bahwa mereka tidak hanya mengikuti kompetisi, tetapi juga sedang mempersiapkan diri menjadi figur publik yang membawa pengaruh positif bagi masyarakat.

“Anda akan menjadi public figure.”

Pesan tersebut menjadi penekanan Rama kepada seluruh peserta agar membangun karakter, kemampuan komunikasi, dan integritas sejak dini.

Menurutnya, seorang public figure bukan sekadar dikenal banyak orang. Lebih dari itu, ia harus mampu menginspirasi, memotivasi, dan menghibur melalui setiap gagasan, ucapan, maupun tindakannya.

“Popularitas saja tidak cukup. Public figure harus memiliki nilai, karakter, serta kemampuan berkomunikasi yang mampu memberi dampak positif bagi lingkungan,” ujar Rama.

Ia mengaku terkesan dengan kualitas para finalis tahun ini. Bahkan, salah satu peserta berhasil menarik perhatian dewan juri karena mampu memberikan jawaban yang berbeda dari peserta lainnya.

“Di antara banyak peserta yang luar biasa, ada satu jawaban yang benar-benar Menarik Perhatian. Cara berpikirnya kritis, autentik, dan disampaikan dengan penuh percaya diri. Untuk ukuran pelajar SMA, jawaban tersebut menunjukkan kedewasaan berpikir yang patut diapresiasi,” katanya.

Rama menambahkan, kemampuan berbicara di depan umum harus didukung dengan storytelling yang kuat dan teknik akting yang tepat agar pesan dapat tersampaikan secara efektif, menyentuh emosi audiens, serta mudah dipahami.

Menurutnya, ADUJAK GenRe bukan hanya ajang memilih Duta GenRe Kota Bogor, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, kepemimpinan, dan komunikasi bagi generasi muda.

“Ajang Duta GenRe bukan hanya tentang siapa yang menjadi pemenang. Lebih dari itu, ini adalah ruang lahirnya generasi muda yang mampu berbicara dengan gagasan, berkomunikasi dengan empati, dan membawa pengaruh positif bagi lingkungannya,” ungkapnya.

Menutup penyampaiannya, Rama mengajak seluruh finalis untuk terus mengembangkan potensi diri dan tidak berhenti belajar.

“Teruslah bertumbuh, teruslah belajar, dan jangan pernah takut menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Masa depan membutuhkan lebih banyak anak muda yang berani bersuara dengan nilai, karakter, dan integritas,” pungkasnya.

*CP*