|| JAKARTA || RADARPOST.ID ||
Malam penuh kemewahan dan kehangatan mewarnai perayaan ulang tahun dua konten kreator ternama, Willie Salim dan Vilmei, bertajuk “The Red Carpet of The Night”. Acara yang digelar dengan megah ini tidak hanya diramaikan oleh artis dan influencer papan atas, tetapi juga menghadirkan kisah inspiratif dan semangat berbagi yang menyentuh hati.
Salah satu tamu yang menyita perhatian adalah Rivel Sumigar, konten kreator muda yang tengah naik daun berkat kontennya yang sarat nilai sosial. Dikenal karena aksi berbagi yang ia lakukan secara konsisten, Rivel tampil antusias menikmati malam penuh kejutan tersebut.“Aku belum pernah lihat acara ulang tahun seperti ini sebelumnya. Banyak influencer, artis, terus ada games-games seru juga,” ujar Rivel.
Namun di balik kemeriahan, ada makna yang lebih dalam bagi Rivel. Ia menyebut bahwa Willie dan Vilmei adalah inspirasi awal yang mendorongnya untuk memulai perjalanan sebagai konten kreator.“Dulu aku lihat Willie dan Vilmei suka kasih sesuatu ke orang-orang di pinggir jalan. Dari anak kecil sampai orang tua, mereka enggak pandang siapa, tapi langsung berbagi. Itu yang bikin aku tergerak juga,” tuturnya.
Tak hanya itu, kisah cinta Rivel pun ternyata memiliki kemiripan dengan pasangan seleb tersebut.“Aku ketemu istriku juga waktu lagi ngonten. Komentar orang-orang bilang cocok, eh lanjut terus sampai nikah. Mirip banget ceritanya!” katanya sambil tertawa.
Meskipun hadir tanpa membawa kado fisik, Rivel mengaku senang bisa menjadi bagian dari acara yang dipenuhi semangat berbagi. Ia menyebut hadiah-hadiah mewah yang dibagikan malam itu—seperti berlian, iPhone 16, hingga Mistery Box berisi produk kecantikan dan perawatan diri—sebagai sesuatu yang luar biasa.
Sebagai konten kreator, Rivel kini memiliki misi besar untuk tahun ini: membagikan 1000 unit handphone bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan.“Baru sekitar 200-an handphone yang aku bagi. Aku pengen lihat ekspresi bahagia orang-orang, terutama yang benar-benar butuh. Itu yang bikin aku bahagia juga,” ungkapnya.
Berangkat dari keluarga petani di Manado, Rivel tak pernah melupakan asal-usulnya. Ia ingin menjadi contoh bahwa anak petani, nelayan, atau siapa pun dari latar belakang sederhana, bisa memiliki mimpi besar dan mewujudkannya.“Jangan malu bermimpi. Asal punya niat dan semangat, pasti bisa,” ucapnya penuh semangat.
Kini, ia juga lebih banyak menyasar kalangan lansia yang ia temui di ruang publik seperti Kota Tua dan Monas.“Kalau lihat ada yang butuh, langsung kasih. Biar kecil, tapi berarti buat mereka,” tambahnya.
Perayaan ulang tahun spektakuler itu pun bukan sekadar pesta. Di tengah gelak tawa, sorotan lampu, dan hadiah-hadiah mewah, semangat berbagi dan inspirasi yang dibawa para tamu seperti Rivel Sumigar menjadi inti dari malam yang tak













