Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Ronny Tanuwijaya Yakin Football 7 Jadi Lumbung Bakat Baru Sepakbola Indonesia

Ketua Umum Federasi Football 7 Indoensia, Jenderal (Purn) Dudung Abdurrahman (kiri) bersama pemerhati sepakbola nasional Ronny Tanuwijaya.
banner 120x600

Jakarta || Radarpost.id

Dunia sepakbola nasional kian semarak dengan hadirnya kompetisi Football 7. Pemerhati sepakbola Ronny Tanuwijaya menilai, liga dengan format tujuh lawan tujuh ini berpotensi besar menjadi wadah lahirnya talenta-talenta baru Tanah Air.

Pernyataan itu disampaikan Ronny saat menghadiri pembukaan Liga Football 7 di Lapangan Brillian, Jakarta Selatan, Sabtu (2/4/2026). Kompetisi yang diikuti 36 klub dari berbagai kategori tersebut resmi dibuka oleh Ketua Umum Federasi Football 7 Indonesia, Dudung Abdurachman.

Menurut Ronny, tingginya antusiasme masyarakat menjadi sinyal positif bagi masa depan Football 7 di Indonesia. Ia melihat kompetisi ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bisa menjadi ajang pencarian bakat bagi pemain-pemain muda.

“Animo masyarakat sangat tinggi. Ini bisa menjadi tempat lahirnya pemain-pemain berbakat untuk sepakbola Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, sepakbola tetap menjadi olahraga paling merakyat. Meski dimainkan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit, daya tariknya tidak berkurang. Justru, format Football 7 dinilai lebih fleksibel dan mudah diakses oleh berbagai kalangan.

Ronny juga mengapresiasi langkah Dudung Abdurachman yang dinilai serius mengembangkan ekosistem Football 7. Upaya tersebut diperkuat dengan menggandeng mantan pelatih tim nasional Indonesia asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, sebagai penasihat.

“Kalau dikelola secara profesional dan berkelanjutan, saya yakin Football 7 akan berkembang pesat,” tambah Ronny.

Pembukaan liga berlangsung meriah dengan laga ekshibisi antara tim mantan pemain timnas Indonesia melawan tim selebritas. Sejumlah nama besar turut meramaikan pertandingan, mulai dari legenda sepakbola hingga publik figur.

Di kubu mantan timnas, Dudung Abdurachman turut turun langsung ke lapangan bersama Azhari Rangkuti, Nuralim, Herry Kiswanto, Budi Sudarsono, dan Aji Ridwan Mas. Sementara tim selebritas diperkuat oleh Judika, Ibnu Jamil, serta Syamsir Alam.

Pertandingan berlangsung seru dan berakhir dengan kemenangan tim selebritas 6-3. Menariknya, tiga gol tim mantan timnas seluruhnya dicetak oleh Dudung Abdurachman.

Dengan kemeriahan dan antusiasme yang ditunjukkan, Liga Football 7 diyakini menjadi warna baru dalam perkembangan sepakbola nasional—membuka peluang lebih luas bagi talenta muda untuk bersinar.