Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

Rotasi Kepala Sekolah Gresik Jadi “Alarm Keras”: Berubah atau Tersingkir

banner 120x600

Gresik|| Radarpost.id

Suasana tak biasa menyelimuti Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten Gresik, Selasa (1/4). Serah terima jabatan (Sertijab) kepala SMA dan SMK kali ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sinyal tegas: dunia pendidikan harus bergerak, atau siap tertinggal.

Seluruh jajaran hadir lengkap, mulai dari Kasubbag TU, Kasi SMA-PKPLK, Kasi SMK, pengawas, hingga para kepala sekolah dan Ketua Dharma Wanita. Kehadiran penuh ini menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan formalitas, tetapi bagian dari strategi penyegaran untuk memutus stagnasi.

Sejumlah pergeseran langsung jadi sorotan. Irfan dipindah dari SMAN 1 Wringinanom ke SMAN 1 Gresik, menggantikan posisi strategis dengan tekanan tinggi. Kursinya diisi Sundawan Argo Sontani, guru dari SMAN 2 Surabaya yang diharapkan membawa standar baru.

Di tingkat SMK, Darwati bergeser dari SMKN 1 Sidayu ke SMKN 1 Cerme. Sementara SMKN 1 Sidayu kini dipimpin Arni Sulistyowati, figur baru yang langsung dihadapkan pada ujian kepemimpinan. Di SMKN 1 Driyorejo, Nunuk Isdanti resmi menjadi kepala sekolah definitif, mengakhiri masa pelaksana tugas.

Namun, substansi utama bukan sekadar mutasi. Kepala Cabdindik Gresik, Eko Agus Suwandi, menyampaikan peringatan keras kepada seluruh kepala sekolah.

“Jangan hanya duduk di kursi. Jadilah teladan, lakukan mitigasi masalah sejak dini, dan berhenti bekerja ala kadarnya,” tegasnya Rabu 1 april 2026

Ia menekankan pentingnya inovasi, kreativitas, serta kemampuan menginspirasi. Menurutnya, kepemimpinan bukan hanya soal mengatur, tetapi menggerakkan dan membangun kepercayaan.

“Kalau tidak inovatif dan tidak mampu menginspirasi, siap-siap tertinggal,” lanjutnya tanpa kompromi.

Eko juga menegaskan agar program inovasi, ketahanan pangan, dan Gresik Sekolah Resik dijalankan serius karena akan segera dimonitor langsung ke satuan pendidikan.

Sertijab ini menjadi penanda babak baru. Bagi para kepala sekolah di Gresik, ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan ujian nyata,menjadi motor perubahan, atau tersisih oleh zaman.