Jakarta|| Radarpost.id
Safari Bazaar yang diinisiasi Rahasia Investasi Sukses (RINS) dan Komunitas Bisnis (Kombis) memasuki putaran ke-19 pada Agustus 2026. Digelar di empat proyek hunian, yakni Maple Park Sunter, Signature Park Grande Cawang, Victoria Square Tangerang, dan Sahid Sudirman Residence, kegiatan ini memadukan aktivitas bazaar, hiburan, komunitas, hingga panggung musik.
Memasuki edisi ke-19, Safari Bazaar tak hanya menjadi ruang pertemuan antara pelaku usaha dan konsumen. RINS Kombis mulai memperkuat konsepnya dengan menjadikan panggung hiburan sebagai ruang pencarian bakat sekaligus memperkenalkan talenta musik pendatang baru melalui RINS Entertainment.
Tiga karya debut yang diperkenalkan dalam rangkaian Safari Bazaar 19 yakni single “Beda Prinsip” dari Ivana Berliana, “Cinta Yang Mendewasakan” dari Thalita Salsabila, serta “Alpha Women” yang dibawakan grup vokal Mov4.
Presiden Direktur RINS Kombis, Ruby Herman, mengatakan perjalanan Safari Bazaar hingga putaran ke-19 menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus mengembangkan konsep kegiatan yang selama ini mempertemukan pelaku usaha, komunitas, penghuni hunian dan masyarakat.

“Perjalanan Safari Bazaar hingga putaran ke-19 membuktikan konsistensi dan daya tahan Safari Bazaar sebagai wadah interaksi komunitas, UKM, menengah dan hiburan,” ujar Ruby.
Menurut dia, salah satu kekuatan Safari Bazaar terletak pada konsep kolaborasi yang mempertemukan kegiatan ekonomi dengan ekosistem seni dan musik lokal dalam suasana yang dekat dengan masyarakat.
“Trade mark utamanya adalah komitmen untuk selalu memberdayakan talent lokal di setiap titik penyelenggaraan,” katanya.
Dari Bazaar hingga Panggung Musik
Konsep tersebut kemudian dikembangkan lebih jauh melalui RINS Entertainment. Setelah melihat banyak talenta lokal tampil di panggung Safari Bazaar selama 18 putaran sebelumnya, RINS Kombis memutuskan memberikan wadah yang lebih terarah bagi mereka yang ingin masuk ke industri musik.
“Awal ide ini lahir dari pengamatan selama 18 putaran sebelumnya, di mana panggung Safari Bazaar terus diisi oleh talenta-talenta lokal luar biasa yang belum memiliki wadah resmi untuk masuk ke industri rekaman,” kata Ruby.
RINS Entertainment nantinya diarahkan untuk membangun ekosistem musik dari hulu hingga hilir, mulai dari pembinaan bakat, produksi single, distribusi digital, hingga showcase berkala.
“Rencana ke depan, kita akan mengembangkan ekosistem musik dari hulu ke hilir, mulai dari pembinaan bakat, produksi single, distribusi digital, hingga pembuatan showcase berkala di Safari Bazaar dan acara skala nasional lainnya,” ujarnya.
Selain memberikan panggung, RINS Kombis juga akan ikut melakukan pengelolaan karier talent. Sementara itu, empat proyek hunian yang menjadi lokasi Safari Bazaar menjadi salah satu ruang promosi awal bagi para talent RINS Entertainment.
Ivana Berliana hingga Mov4
Safari Bazaar putaran ke-19 menjadi panggung bagi tiga proyek musik debut RINS Entertainment. Ivana Berliana memperkenalkan single “Beda Prinsip”, disusul Thalita Salsabila dengan “Cinta Yang Mendewasakan”, serta grup vokal Mov4 melalui “Alpha Women”.
Kehadiran para talent tersebut melengkapi berbagai pertunjukan hiburan yang digelar di sejumlah titik Safari Bazaar 19.
Selain ketiga nama tersebut, panggung Safari Bazaar juga dimeriahkan penampilan Grace Sidabutar, Nagia Halisa, Ivana Berliana Hutauruk, dan Talitha Salsabila.
Program interaktif, live audition, dan panggung apresiasi bagi talenta lokal turut menjadi bagian dari rangkaian acara. Konsep tersebut membuat area panggung tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi ruang pertemuan antara talent, komunitas dan pengunjung.
Nuansa 90-an di Sahid Sudirman
Salah satu rangkaian yang mencuri perhatian berlangsung di Sahid Sudirman Residence pada 5-6 Agustus 2026. Mengusung tema Back to 90’s, Safari Bazaar menghadirkan jajanan dan makanan tempo dulu, acara memasak, hingga pembagian makanan gratis.
Pengunjung dari berbagai komunitas dapat menikmati kuliner viral sekaligus bernostalgia dengan jajanan jadul. Mereka juga dapat berkeliling mengunjungi booth merchant sembari menikmati suasana santai di area bazaar.

Suasana nostalgia diperkuat dengan kehadiran booth Waroeng Kite yang mengusung tema jajanan tempo dulu. Tim Sahid Sudirman Residence juga menyediakan kamera 360 sebagai salah satu spot foto bagi pengunjung.
Sebanyak 53 booth yang terdiri dari berbagai brand serta pelaku usaha UKM, menengah dan besar ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Semarak Kemerdekaan di Tiga Hunian
Sementara itu, Safari Bazaar 19 di Signature Park Grande, Maple Park, dan Victoria Square berlangsung bersamaan dengan momentum perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Beragam permainan khas 17 Agustus digelar untuk melibatkan penghuni dan pengunjung, mulai dari lomba makan kerupuk, pindah bendera, sepeda hias, memasukkan pensil ke botol, tarik tambang, tenis meja, balap kelereng, mewarnai hingga kolase.
Tidak hanya perlombaan, rangkaian acara juga diisi kegiatan Taichi, Line Dance, senam bersama serta Pop Up Class SAIKI Discovery Club.
Kehadiran para talent musik membuat suasana Safari Bazaar semakin berwarna dan memberikan pilihan hiburan bagi pengunjung yang datang bersama keluarga maupun komunitas.
Beauty Pageant Ikut Meramaikan
Unsur lifestyle juga hadir melalui keterlibatan para beauty pageant dalam sejumlah kegiatan Safari Bazaar. Perwakilan Miss Elite Global dan Miss Intercelestial turut hadir di Victoria Square serta Permata Hijau Suites.
Meski Permata Hijau Suites tidak menjadi salah satu dari empat proyek hunian yang menggelar Safari Bazaar 19, lokasi tersebut tetap dikunjungi para beauty pageant sebagai bagian dari jejaring kegiatan dan kolaborasi.
Ajang Miss Elite Global, Mister Elite Global dan Miss Intercelestial 2026 sendiri berlangsung di Jakarta pada 22-29 Agustus 2026 dengan total 25 peserta dari berbagai negara.
Di antara peserta dan pemenang yang disebut dalam rangkaian kegiatan tersebut antara lain Sol Tinio dari Amerika Serikat selaku pemenang Miss Elite Global 2026, Gleza Jean Isaac dari Filipina selaku pemenang Miss Intercelestial 2026, serta sejumlah finalis dari Indonesia, Australia, Prancis, Mauritius, Norwegia, Sri Lanka, Zimbabwe dan Belanda.
Kehadiran para peserta internasional tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang, Boyke Urif Hermawan, saat menghadiri kegiatan di Victoria Square.
“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada manajemen Victoria Square,” ujar Boyke.
Menurutnya, kehadiran tamu dari berbagai negara menjadi kesempatan untuk mengenalkan sekaligus mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Kota Tangerang.
Tetap Dorong Perputaran Ekonomi
Di balik konsep hiburan dan lifestyle, Safari Bazaar tetap membawa misi mempertemukan pelaku usaha dengan konsumen. RINS Kombis menyebut kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya memberikan ruang pemasaran bagi pelaku bisnis dari berbagai sektor.
Ruby mengatakan evaluasi terhadap penyelenggaraan Safari Bazaar juga dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung sekaligus memperluas manfaat bagi peserta.
Beberapa aspek yang masih menjadi perhatian antara lain manajemen alur pengunjung, penataan booth agar distribusi pengunjung lebih merata, serta integrasi promosi digital.
“Hal yang perlu ditingkatkan di Safari Bazaar adalah optimalisasi manajemen alur pengunjung atau crowd control, tata letak booth agar pemetaan pengunjung lebih merata, serta integrasi promosi digital agar jangkauan brand peserta bazaar semakin luas,” ungkap Ruby.
Siapkan Safari Bazaar Putaran ke-20
Setelah sukses menjalankan 19 putaran, RINS Kombis bersama empat proyek hunian tersebut kini menyiapkan konsep khusus untuk Safari Bazaar putaran ke-20 pada Oktober 2026.
Edisi ke-20 diproyeksikan menjadi perayaan perjalanan Safari Bazaar dengan konsep yang lebih besar, menggabungkan festival UKM, pelaku usaha menengah dan besar dengan konser mini.
“Perayaan milestone Safari Bazaar 20th Edition ini akan dikemas sebagai panggung perayaan perjalanan panjang Safari Bazaar,” kata Ruby.
Rencananya, edisi tersebut juga akan menghadirkan seluruh talent RINS Kombis, kolaborasi dengan seniman lintas disiplin serta booth tematik eksklusif.
Dengan konsep tersebut, Safari Bazaar tidak hanya diarahkan sebagai ajang belanja atau bazaar di kawasan hunian. Perhelatan ini mulai membangun perpaduan antara lifestyle, ekonomi kreatif, musik, komunitas dan hiburan, sekaligus membuka ruang bagi talent lokal untuk mendapatkan panggung dan kesempatan berkembang menuju industri profesional.












