Radarpost.id | DEPOK — Aparat gabungan TNI dan Polri memperkuat kesiapan pengamanan menjelang pertandingan sepak bola antara Persija Jakarta dan Persib Bandung yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Pengamanan di Lapangan Kampus Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu pagi.
Apel tersebut diikuti sebanyak 1.088 personel, terdiri dari 188 personel TNI dan 900 personel Polri. Pengamanan difokuskan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk kemungkinan pergerakan suporter dari wilayah Depok menuju Jakarta.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam apel tersebut, di antaranya Kapolres Metro Depok Kombes Pol Dr. Christian Rony Putra, S.I.K., M.H., Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo, S.H., M.Han., Wakapolres Metro Depok AKBP Dr. Samian, S.I.K., M.H., para perwira staf Kodim 0508/Depok serta para pejabat utama Polres Metro Depok.
Dalam arahannya, personel diminta mengantisipasi secara cermat kemungkinan pergerakan suporter Persib atau Viking menuju Jakarta, termasuk potensi konvoi maupun gangguan keamanan di sepanjang jalur yang dilalui.
Petugas juga diminta melakukan pemeriksaan terhadap orang, kendaraan dan barang bawaan secara teliti, humanis serta sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Selain itu, aparat mengantisipasi keberadaan petasan, senjata tajam, obat-obatan terlarang maupun barang berbahaya lainnya. Setiap temuan yang berpotensi melanggar hukum diminta segera dilaporkan dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Pemantauan juga dilakukan di sejumlah titik rawan dan lokasi nonton bareng (nobar). Hal ini untuk mencegah terjadinya pertemuan antarkelompok suporter yang berpotensi memicu gesekan.
Aspek kelancaran lalu lintas turut menjadi perhatian. Penyekatan maupun pemeriksaan terhadap kendaraan diharapkan tidak sampai mengganggu mobilitas dan aktivitas masyarakat.
Dandim 0508/Depok Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo menekankan kepada personel agar mengedepankan sikap profesional dan humanis dalam menjalankan tugas.
“Kita laksanakan pengamanan dengan tetap humanis, tidak arogan dan tidak mudah terpancing provokasi. Yang terpenting, seluruh personel memahami tugas dan tanggung jawabnya sesuai plotting serta perintah pimpinan,” ujar Ginanjar.
Ia juga mengingatkan agar seluruh personel mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan tugas serta menjaga komunikasi dan koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat.
Para perwira dan pimpinan lapangan diminta aktif mengendalikan personel di lapangan, memastikan seluruh anggota berada sesuai plotting atau floating yang telah ditentukan, serta melaporkan setiap perkembangan situasi secara berjenjang.
Pelaksanaan apel gelar pasukan ini menjadi bagian dari langkah deteksi dini dan kesiapsiagaan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah serta instansi terkait dalam menjaga situasi keamanan di wilayah Kota Depok.
Terlebih, wilayah perbatasan Depok-Jakarta menjadi salah satu kawasan yang perlu mendapat perhatian intensif terhadap kemungkinan mobilisasi suporter dalam jumlah besar.
Melalui deteksi dini, penyekatan secara selektif dan humanis, serta koordinasi antarlembaga secara berjenjang, aparat berharap seluruh rangkaian pertandingan Persija Jakarta versus Persib Bandung dapat berlangsung aman.
Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Depok juga diharapkan tetap terjaga, sehingga aktivitas warga dapat berjalan normal tanpa terganggu oleh rangkaian pertandingan tersebut.**












