Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

SCTV Siapkan Standar Baru Ajang Pencarian Bakat, 8 Musisi Top Jadi Penentu di “The Icon Indonesia”

Tak sekadar menghadirkan kompetisi menyanyi, program ini menawarkan konsep berbeda dengan melibatkan delapan musisi papan atas sebagai juri utama.( Foto: Hero).
banner 120x600

Jakarta|| Radarpost.id

SCTV kembali memanaskan persaingan program pencarian bakat musik di Tanah Air lewat ajang terbaru bertajuk The Icon Indonesia. Tak sekadar menghadirkan kompetisi menyanyi, program ini menawarkan konsep berbeda dengan melibatkan delapan musisi papan atas sebagai juri utama.

Program ini akan mulai tayang perdana pada Senin, 13 April 2026, dan disiarkan secara langsung setiap Senin dan Selasa pukul 21.00 WIB.

Sebanyak 24 peserta terpilih dipastikan tampil di panggung utama setelah melewati proses seleksi panjang sejak Desember 2025. Tahapan tersebut mencakup audisi online, audisi terbuka, hingga audisi terbatas, yang dirancang untuk menyaring talenta dengan kualitas vokal dan karakter kuat.

Deputy Director Programming SCTV, Banardi Rachmad, menyebut tingginya antusiasme masyarakat menjadi tantangan tersendiri dalam proses kurasi peserta.

“Bukan hal yang mudah bagi kami untuk menyeleksi 24 peserta terbaik dari begitu banyak talenta yang memiliki kualitas luar biasa.

Kami ingin menghadirkan format kompetisi yang berbeda dengan tantangan di setiap babaknya,” ujar Banardi dalam keterangan resminya, Senin (6/4/2026).

8 Musisi Lintas Generasi Jadi Daya Tarik Utama

Yang menjadi pembeda utama, SCTV menghadirkan delapan ikon musik Indonesia lintas generasi sebagai juri. Mereka adalah Ahmad Dhani, Titi DJ, Isyana Sarasvati, Afgan, Andien, Ardhito Pramono, Adrian Khalif, serta Uan Kaisar.

Kehadiran mereka diharapkan mampu menghadirkan standar baru dalam penilaian penyanyi pop Indonesia, sekaligus memberi masukan langsung kepada peserta.

Selain itu, Rieka Roslan ditunjuk sebagai pelatih vokal, sementara Geri Krisdianto atau Aa Gege bertugas sebagai koreografer. Penampilan peserta juga akan diiringi secara langsung oleh Marcel Aulia Band.

Format Kompetisi: Eliminasi Ketat hingga Virtual Gift

Babak awal bertajuk “The Duel Top 24” akan membagi peserta ke dalam dua grup. Setiap episode akan mengeliminasi dua peserta berdasarkan penilaian juri.

Menariknya, penonton juga dilibatkan melalui sistem virtual gift lewat aplikasi Vidio. Perolehan koin tertinggi dapat menyelamatkan peserta yang berada di zona eliminasi, terutama saat memasuki babak “Top 10 Final”.

Kompetisi juga menghadirkan babak “The Recall”, yang memberi kesempatan kedua bagi peserta yang telah tereliminasi untuk kembali bersaing menuju “Final Top 8”.

Kontrak Rekaman hingga Ratusan Juta Rupiah

Tak hanya gelar juara, pemenang The Icon Indonesia juga akan mendapatkan kontrak eksklusif dengan Trinity Optima Production. Selain itu, SCTV menyiapkan total hadiah ratusan juta rupiah untuk para finalis.

Program ini akan dipandu oleh duo presenter Desta dan Ananda Omesh yang dikenal dengan gaya santai dan interaktif.

Dengan format kompetisi yang melibatkan juri kelas atas serta interaksi langsung penonton, SCTV tampaknya ingin menghadirkan warna baru dalam industri ajang pencarian bakat musik di Indonesia.

Ajang ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan menuju ulang tahun ke-36 SCTV.