Cepat dan Akurat Hadirkan Fakta
Login

SSB KORPRI Depok Pertama Di Indonesia Terbentuk, Fokus Pembinaan dan Cetak Pemain Profesional

banner 120x600

Depok || Radarpost.id

Sekolah Sepak Bola (SSB) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Depok usai diluncurkan. Kini fokus bina pemain usia dini. Tujuannya memperkuat fondasi sepak bola Klub Sepak bola KORPRI, yang sebentar lagi akan menaungi dan bertarung di laga amatir divisi 4 tahun 2025.

Manager SSB KORPRI Kota Depok Suwandi mengatakan kehadiran SSB ini sebagai wadah bagi putra dan putri ASN berlatih sepak bola. Kehadiran SSB ini pun semakin melengkapi klub olahraga yang berada dibawah naungan KORPRI Kota Depok.

“KORPRI sendiri sudah memiliki klub sepak bola, selain itu ada pecinta alam, klub bulu tangkis. Intinya dimana ASN memiliki kegemaran maupun hobi berkumpul di sini. Sedangkan SSB ini sebagai wadah anak-anak ASN yang ingin belajar sepak bola,” ungkap Suwandi sapaan akrabnya bang Wandi, Minggu (17/08/2025) di Balaikota Depok.

“Kami sudah siapkan pelatihnya, jadwalnya dan sebagainya. SSB ini juga bisa diikuti oleh masyarakat umum yang ingin dilatih juga dipersilakan,” tutur bang Wandi.

Sejak berdiri tahun 2021, SSB ini di inisiatif oleh Pak Supian Suri yang saat ini menjadi Walikota Depok, di naungi anak-anak usia delapan hingga tiga belas tahun.
“Kami bersyukur bapak Walikota Depok punya inisiatif pembinaan sepakbola dan peduli terhadap anak anak yang hobi main bola, akhirnya beliau membentuk SSB KORPRI,” kata Wandi.

“Perubahan ini didasari evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pemain lokal. Kami bina dari usia dini supaya hasilkan pemain yang kuat dan terampil,” ujar Wandi.

Wandi menambahkan hasil pelatihan dalam setahun menunjukkan perkembangan positif. Teknik dasar dan daya tahan fisik anak meningkat secara signifikan.

“Kami akan terus berupaya agar mereka menjadi tulang punggung klub PS KORPRI. Termasuk juga yang nantinya mereka bisa berlaga di klub-klub lain,” ucapnya.

Lebih lanjut Wandi menuturkan untuk mengukur kemampuan, dua program telah disiapkan. Pertama, gelar turnamen usia dini, yaitu pertandingan internal antar pemain binaan.

“Kami menilai kompetisi wajib sejak usia dini. Sebab, mental bertanding juga terbentuk dari pengalaman bermain langsung,” ungkap Wandi.

Dengan latihan teratur dan disiplin, mereka optimis. SSB KORPRI yakin dapat cetak generasi sepak bola yang tangguh. (**).